Oknum Sekdakab Samosir Jangan Segan Beber Keterlibatan Oknum Lain

Jumat, 18 Maret 2022 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka dugaan korupsi Dana Penanggulangan Bencana non-Alam Covid-19 Samosir menuju mobil tahanan Kejati Sumut. Foto: D|Ist

Tersangka dugaan korupsi Dana Penanggulangan Bencana non-Alam Covid-19 Samosir menuju mobil tahanan Kejati Sumut. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Tokoh masyarakat Samosir, Ir RE Siboro MSi menyarankan JS (oknum Sekdakab Samosir) agar jujur kepada penyidik. “Jujur saja, jangan melibatkan yang tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi itu. Namun bila memang ada oknum lain yang terlibat, beberkan saja, siapapun itu,” sebut RE Siboro, kepada Mediadelegasi, Jumat (18/3).

BACA JUGA: Kejatisu Tahan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Dana Covid-19 Samosir

Komentar RE Siboro mantan Pembantu Rektor III Unika Santo Thomas Medan ini menysusul ditahannya tersangka JS dan tiga lainnya oleh JPU Kejatisu kemarin dalam perkara dugaan korupsi Dana Penanggulangan Bencana non-Alam Covid-19 Samosir.

Penasihat Forum Komunikasi Keluarga Samosir (Fokksa) ini mengakui benar-benar ingin menyaksikan persidangan kasus melibatkan JS dan kawan-kawannya itu nantinya di PN Tipikor Medan.

BACA JUGA:  Gibson Panjaitan ditunjuk sebagai Plt Kadis SDABMBK Medan

“Kita perlu juga mengetahui, dalam hal apa JS terjerat, karena setahu saya penanggung jawab fisik itu adalah PPK  dan atasan langsungnya KPA sementara Sekda hanya pembuat kebijakan,” ujarnya.

BACA JUGA: Jangan Biarkan JS Begitu Saja, Mendekam di Rutan Tanjung Gusta

Padahal, lanjutnya, pemerintah sudah mengatakan bahwa terkait kebijakan tidak dapat diadili, kecuali dalam kebijakan itu ada indikasi atau bukti KKN. “Nantilah kita amati persidangannya,” tukas RE Siboro.

Lebih jauh, Siboro mengungkapkan, dia cukup mengenal JS sebagai pekerja keras.  Namun soal kejujuran JS, oknum Sekdakab Samosir itu dia tidak mengetahui. “JS pernah sebagai bawahan saya di Bappeda, tapi itu hanya setahun dan anggaran saat itu tidak sebesar anggaran sekarang,” kenang Siboro.

BACA JUGA:  Wakil Wali Kota Tinjau Vaksinasi Massal di Polres Pelabuhan Belawan

RE Siboro berharap agar para penegak hukum professional, apalagi cukup santer, kalangan masyarakat mencurigai kasus menyeret JS ini dipolitisasi.

“Itu kita baca dari suara Mantan Bupati yang teriak-teriak agar JS ditangkap. Mungkin karena ketidakberhasilannya pada Pilkada lalu, sehingga cenderung menganggap JS sebagai penyebabnya,” ungkap Siboro seraya menambahkan seandainya JS mengabaikan netralitasnya saat Pilkada lalu itu, kekalahan tetap tak dapat dihindari.

Terkait sikap Rapidin Simbolon mantan Bupati Samosir atas penahanan JS sang Sekda yang ditunjuk saat itu sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Samosir, hingga berita ini tayang, Mediadelegasi  belum memperoleh komentar. Sejumlah pertanyaan yang dilayangkan ke ponselnya, belum berjawab. Kabarnya Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut itu sedang berada di Mandalika. D|Red-06

2 tanggapan untuk “Oknum Sekdakab Samosir Jangan Segan Beber Keterlibatan Oknum Lain”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Berita Terbaru