Polindes tak Berfungsi, Kondisi Jalan Setengah Mati

- Penulis

Rabu, 4 Mei 2022 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Errita Br Sitanggang Kepala Dusun Panangkohan, Pardomuan Nauli  (kanan) mempertanyakan gedung Polides terus dibiarkan kosong dan tanpa tenaga medis. Foto: D|Dingot Turnip

Errita Br Sitanggang Kepala Dusun Panangkohan, Pardomuan Nauli (kanan) mempertanyakan gedung Polides terus dibiarkan kosong dan tanpa tenaga medis. Foto: D|Dingot Turnip

ADA bangunan belum berguna, proyek Pemerintah Kabupaten Samosir di Dusun Panangkohan, Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan. Bangunan berusia lebih kurang empat tahun ini diperuntukkan sebagai Polilinik Desa (Polindes).

Kini, bangunan Polindes hanya menyisakan harapan apes (kosong) bagi ratusan kepala keluarga di Desa Kelahiran Arjon Turnip PhD, sang akademisi Universitas Padjajaran Bandung ini.

Tim Mediadelegasi  saat berkunjung, Rabu lalu, ke Desa Pardomuan Nauli, harus mencatat rentetan persoalan yang membuat masyarakat  merana dan meradang.

BACA JUGA: Keterbatasan Signal Komunikasi, Pardomuan Nauli Butuh Tower BTS

Dukungan pemerintah terhadap kesehatan masyarakat di perkampungan petani kopi ini terkesan abai. Ketersedian air dan sarana untuk Mandi Cuci Kakus (MCK) yang tidak memadai bagai bom waktu keterancaman kesehatan masyarakat. Belum lagi fasilitas kesehatan yang nihil. “Untuk apa gedung ini, kalau terus dibiarkan kosong dan tanpa tenaga medis,” celetuk Errita Br Sitanggang Kepala Dusun Panangkohan, Pardomuan Nauli.

BACA JUGA:  Stand Tiap Fakultas Ikuti Pameran di Unpad Dipatiukur

Dia pun mengilustrasi ketika ada ibu hamil hendak melahirkan di perkampungan yang jauh dengan kondisi badan jalan yang sulit dilalui menuju Rumah Sakit di Pangururan. “Apa nggak melahirkan di perjalanan,” ketusnya dengan tatapan kosong ke arah bangunan Polindes dekat rumahnya. Pengalaman melahirkan di tengah jalan sudah pernah terjadi beberapa tahun silam sekitar dua kilometer dari dusun dua menuju Lumban Suhi, Pangururan.

Errita Br Sitanggang dan emak-emak kampung itu pun menitipkan pesan dan harapan khusus buat Bupati Samosir Vandiko Gultom, berkenan menugaskan tenaga medis dan obat-obatan tingkat pertama agar Polindes itu bermanfaat bagi warganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian
Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:46 WIB

Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:58 WIB

Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir

Berita Terbaru