Dugaan Korupsi Pembangunan GKT Rp10,3 M, Mantan Rektor UINSU Ditahan

Selasa, 29 Juni 2021 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketiga tersangka memakai kaus merah. Foto: D|Ist

Ketiga tersangka memakai kaus merah. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Penanganan perkara dugaan korupsi pembangunan Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Kampus Medan Estate, sebesar Rp10,3 miliar lebih segera disidangkan. Tersangka Prof S (mantan Rektor UINSU) Drs SS (Pejabat Pembuat Komitmen) dan JS (Direktur PT MKBP) yang selama proses penyidikan di Mapoldasu tidak ditahan, kini ketiganya akan ditahan di ruang tahanan Polda Sumatera Utara atas permintaan Jaksa Penuntut Umum guna menyiapkan dan melengkapi berkas dakwaan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Teuku Rahmansyah, SH,MH melalui Kasi Intelijen Bondan Subrata SH didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus Agus Kelana Putra SH MH,  Senin (28/6) saat menerima berkas dan ketiga tersangka dari penyidik Kepolisian Sumatera Utara di Ruangan Tahap II Pidsus Kejari Medan.

BACA JUGA:  Mediadelegasi Berbagi Kasih dengan Anak Yatim Piatu

BACA JUGA: Berkas Dugaan Korupsi Gedung Mangkrak UINSU Rp10,3 M Lengkap

Selanjutnya, Kajari Medan menerbitkan Surat Perintah kepada Jaksa Penuntut Umum untuk segera menyiapkan berkas dakwaan atas perkara dugaan korupsi pembangunan GKT UINSU Kampus Medan Estate untuk segera disidangkan di Pengadilan Negeri Medan.

Tersangka Prof S dan  Drs S serta JS disangka melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud melanggar Pasal 2 ayat (1) subs Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana yang berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P-21) pada tanggal 14 Juni 2021.

BACA JUGA:  Belum Menyadari Bahaya Covid-19, Petugas Pengangkut Sampah Nekad Tanpa ADP

Adapun sejumlah dokumen terkait kasus Korupsi Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu  Kampus II UIN Sumatera Utara tahun Anggaran 2018, juga diamankan sebagai barang bukti untuk di bawa ke Persidangan. D|Red-09

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru