Medan-Mediadelegasi: Sebaiknya urungkan niat anda bepergian atau berwisata dari Medan ke Berastagi, atau sebaliknya dari Berastagi ke Medan. Meski jalur alternatif melalui Medan-Binjai-Berastagi tersedia, libur Minggu (24/10) rentan kemacetan. Jalur Medan-Berastagi atau sebaliknya hingga pagi ini masih ditutup, pascabencana longsor di tikungan PDAM Tirtanadi, Sibolangit.
Informasi dihimpun, kondisi hujan deras membuat sejumlah operator excavator belum berani melakukan pembersihan total material di jalanan. Pagi ini dua alat berat yang telah stay di lokasi mulai membersihkan jalur dari timbunan longsor yang terjadi Sabtu (23/10), tadi malam.
BACA JUGA: Longsor Jalur Medan-Berastagi, Empat Dilaporkan Tewas
Kabar diperoleh dari sumber berkompeten, korban kerugian dari bencana longsor di Jl Jamin Ginting KM 36, Tikungan Tirtanadi, Desa Sibolangit Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang, tiga orang korban meninggal dunia, dua korban luka-luka selamat.
Kemudian, korban Material satu unit minibus Xenia Plat B 2236 KFB ringsek rata dengan aspal tertimpa longsor, merupakan kendaraan yang ditumpangi korban. Kendaraan melintas bersamaan terjadinya longsor.
Korban meninggal dunia, masing-masing Layani Br Bangun, 58, dan Novita Sari Br Sembiring Meliala, 29, keduanya tercatat sebagai penduduk Sekoci Besitang, meninggal di RSUP H Adam Malik Medan.
Kemudian, Armando Sebayang, 31 Tahun, alamat Jalan Parang IV, Pekerjaan Wiraswasta, meninggal dunia di Puskesmas Sibolangit, Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang.
Korban luka-luka dan selamat, Gusrani Hagaina Br Ginting, 23, tercatat sebagai penduduk, Jl Sedap Malam, mendapat perawatan di RS Efarina Etaham, Berastagi, Karo. Ferdinan Tarigan, 32, penduduk Jl Pales 7A selamat di RSUP H Adam Malik Medan. D|Red






