Hamsar Harahap Ikhlaskan Kepergian Nanda Patriot

Senin, 5 September 2022 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAKSI BISU: Gawang futsal portable di halaman tengah MAN 2 Model Medan, saksi bisu kepergian Nanda Patriot Harahap, siswa Kelas XII IPA5 untuk selamanya. Foto: D|mas

SAKSI BISU: Gawang futsal portable di halaman tengah MAN 2 Model Medan, saksi bisu kepergian Nanda Patriot Harahap, siswa Kelas XII IPA5 untuk selamanya. Foto: D|mas

Medan-Mediadelegasi: Drs Hamsar Harahap MPd orangtua mendiang Nanda Patriot Harahap, siswa Kelas XII IPA5 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan tak dapat membendung air matanya. Kepada Mediadelegasi, Senin (5/9), mengungkapkan, bahwa dia telah mengikhlaskan kepergian bungsu tiga bersaudara itu untuk selamanya.

“Saya tidak melapor ke polisi, karena saya juga bagian dari MAN2 Model Medan. Kalau pun terus diberitakan apalagi miring, tidak bakalan membuat anak saya kembali. Jadi saya dan keluarga sudah ikhlas. Jangan ada lagi berita miring karena itu akan terus menggores duka,” sebut Hamsar Harahap, penduduk Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Deli Serdang ini.

Guru mata pelajaran ekonomi MAN2 Model Medan ini menceritakan, almarhum Patriot memang bercita-cita menjadi tentara, sehingga dia sangat suka restock, lari dan lompat. “Alhamdulillah, yang mendoakan banyak sekali, kiranya Allah SWT menempatkannya di Surga Djannatun Naim,” singkat Hamsar Harahap.

BACA JUGA:  Penyekatan Gerbang Masuk Medan di Jl Djamin Ginting Berlanjut

Sementara guru mata pelajaran Akidah Akhlak, Hj Nur Asma Harahap MA yang mengajar anak Kelas XII IPA5 saat peristiwa nahas, Sabtu 20 Agustus 2022 itu juga menjelaskan masih merasakan duka mendalam. “Saya yang langsung mengambil peranan untuk upaya menyelamatkan Nanda Patriot, membawanya dengan menyetir langsung kendaraan hingga perawatannya di RS Haji Medan,” jelas Nur Asma.

Dia pun menceritakan kronologis kejadian pada siang Sabtu nahas itu. “Sudah 30 tahun saya menjadi guru, entah kenapa hari jam mata pelajaran terakhir Akidah Akhlak menjadi nahas. Saya menyetujui permintaan anak-anak untuk belajar di luar kelas, adalah di pentas seni halaman tengah madrasah,” kata Asma Harahap yang juga Wakil Kepala Madrasah (WKM) MAN2 Model Medan itu.

Menurutnya, pertimbangannya menyetujui permintaan siswa kelasnya, karena memang pendingin ruangan di kelas tidak berfungsi dalam cuaca di luar juga lumayan trik dan panas. “Saat menit terakhir pelajaran, saya menagih buku Pekerjaan Rumah anak-anak. Ada lima orang, termasuk mendiang Patriot harus menjemput buku pekerjaan rumahnya ke kelas,” terang Nur Asma.

BACA JUGA:  Jaringan Malaysia, Polrestabes Medan Ungkap Peredaran Sabu 26,9 Kg

Saat kembali dari ruang kelas, empat siswa dengan melintasi teras gedung menuju pentas seni. Sedangkan mendiang Nanda Patriot, tiba-tiba diketahui sudah dalam posisi tertimpa gawang futsal portable di halaman tengah sesaat kakinya tersangkut di jaring gawang dan langsung membawanya ke Klinik Madrasah untuk mendapat pertolongan pertama.

Nur Asma pun bertindak cepat membawa Nanda Patriot Harahap ke RS Haji Medan. Lima hari mendapat perawatan, dengan analisis medis benturan hebat di kepala, tepatnya Kamis 25 Agustus 2022 mendapat kabar kepergian Nanda Patriot untuk selamanya, cukup menyentak kalangan MAN 2 Model Medan.

BACA JUGA: Kasus Tewasnya Siswa MAN2 Model Masih Misterius

2 tanggapan untuk “Hamsar Harahap Ikhlaskan Kepergian Nanda Patriot”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB