Medan-Mediadelegasi: Tim Formateur Musyawarah Daerah (Musda) ke-14 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Medan, di Ballroom Le Polonia Hotel Jalan Jenderal Sudirman Medan, Irvan JM Simatupang SH menyampaikan klarifikasi.
Kepada media, Selasa (14/9), Irvan formateur dari unsur OKP Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Medan itu mengungkapkan, dua minggu sebelum Musda KNPI, Panitia dan Ketua Karateker KNPI Medan Riza Usty Siregar telah bersilaturahmi dengan Banom NU.
BACA JUGA: Musda Ke-14 KNPI Medan Cacat Administrasi
Silaturahmi itu, kata Ivan, dihadiri Ketua PMII Medan, Ketua ISNU, Perwakilan Gerakan Pemuda Ansor dan Sekretaris Wilayah IPNU dan OKP lainnya, membahas situasi dan kondisi KNPI.
Tim Formateur Irvan, pada pertemuan tersebut juga disampaikan tanggal pelaksanaan Musda. “Ketua karateker telah mengajak Banom NU untuk ikut serta dalam Musda dan mengajak agar pemuda bersatu,” jelasnya.
Mengenai undangan disebar 1 hari sebelum Musda, kata Ivan, itu karena kebijakan panitia, mengingat pelaksanaan Musda yang beberapa kali tertunda karena situasi dan kondisi Negara.
BACA JUGA: Musda ke-14 KNPI Medan Tetapkan Riza Usty Siregar Sebagai Ketua
Klarifikasi Irvan JM Simatupang SH itu menyusul komentar Rahmat Ritonga, Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahaswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Medan, yang menilai Musda ke-14 DPD KNPI Kota Medan cacat administrasi.
Menurutnya, lembaga pada lingkup keluarga Besar Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU) Kota Medan tidak diundang dalam pelaksanaan Musda yang berhasil memilih secara aklamasi Riza Usty Siregar sebagai Ketua DPD KNPI Kota Medan. D|Red-09






