Yalal Wathon Menggema di Kampus UINSU

- Penulis

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mars Yalal Wathon menggema saat Dr H Nispul Khoiri MAg, Wakil Rektor III UINSU memimpin upacara memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2022, Sabtu (22/10) di Kampus UINSU Medan Estate. Foto: dok-humasuinsu

Mars Yalal Wathon menggema saat Dr H Nispul Khoiri MAg, Wakil Rektor III UINSU memimpin upacara memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2022, Sabtu (22/10) di Kampus UINSU Medan Estate. Foto: dok-humasuinsu

Medan-Mediadelegasi: Mars Yalal Wathon menggema di Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menjadi sumber inspirasi, semangat dalam menjaga dan mengawal keberagaman, pluralitas dan spirit moderasi beragama yang semakin baik di tengah masyarakat.

Lirik lagu Yalal Wathon ciptaan KH Wahab Chasbullah pada tahun 1916 saat berdirinya gerakan Syabbanul Wathan yang diijazahkan almarhum KH Maemon Zubair tahun 2012 lalu itu menggema dalam memperingati Hari Santri Nasional secara serentak di seluruh Nusantara, Sabtu (22/10).

Warga civitas akademika UINSU, turut melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional yang berlangsung di Kampus Medan Estate dengan upacara dipimpin Dr H Nispul Khoiri MAg, Wakil Rektor III kampus tersebut.

“Menteri Agama RI mengingatkan tentang sejarah perjuangan para santri terdahulu dalam mempertahankan kemerdekaan RI yang mengorbankan seluruh jiwa raga tanpa pamrih dan ragu atas perjuangannya,” sebut Nispul Khoiri saat membacakan amanat Menteri Agama RI Gus Yaqut Cholil Qaumas di hadapan civitas akademika UINSU.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Beri Motivasi Finalis Puteri Indonesia 2025 Agitha Sembiring

BACA JUGA: Memperingati Hari Santri Nasional di Ponpes Al-Kautsar dan Langkat

“Melalui Keppres Nomor 22 tahun 2015, Presiden menetapkan bahwa tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, hal ini didasarkan pada realitas sejarah, bahwa pada tanggal 22 Oktober adanya Resolusi Jihad para Kyai yang berisikan kewajiban mempertahankan Kemerdekaan. Resolusi Jihad inilah yang melahirkan semangat perjuangan heroik seluruh rakyat Indonesia demi mempertahankan kemerdekaan pada tanggal 10 November 1945 yang juga di peringati sebagai Hari Pahlawan,” Nispul menyampaikan.

Hari Santri Nasional tahun 2022 mengambil tema Berdaya Menjaga Martabat Bangsa. “Perjuangan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang di pelopori para Kyai dan santri-santri pondok pesantren yang digelorakan Kyai Hasyim Asy’ari, telah mampu membakar semangat jihad dan jiwa patriotik pemuda Indonesia dan seluruh lapisan masyarakat, guna mempertahankan Kemerdekaan ini dari belenggu penjajahan,” paparnya.

“Pascakemerdekaan ini, para santri dituntut untuk berperan aktif dalam mengisi Kemerdekaan dan turut terlibat dalam proses pembangunan bangsa tentu dengan bidang keahliannya dan bukan hanya berkutat pada bidang ilmu keagamaan saja, namun mampu dalam berbagai bidang keahlian lain bahkan menjadi pemimpin bangsa,” lanjut Nispul membacakan amanat Menteri Agama itu.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan: RPJMD Wujudkan Pembangunan Daerah

Dikatakan, tugas utama santri bukan saja menjaga agama, para santri juga harus mampu mengembangkan nilai-nilai agama tersebut dalam perilaku, dan bagi santri menjaga agama dan tanah air melahirkan inspirasi untuk menjaga kehormatan dan menjunjung tinggi martabat bangsa.

“Menjaga martabat keindonesiaan atau hifzunnafs adalah salah satu tujuan diturunkannya agama di muka bumi (maqashid al-syari’ah) dan tidak ada satu agama pun yang memerintahkan pemeluknya melakukan tindakan yang dapat merusak harkat dan martabat manusia yang ada di muka bumi ini,” katanya.

Peringatan Hari Santri Nasional  di kampus UINSU berjalan khidmat serta dihadiri para pimpinan Universitas, Dekan Fakultas, Kepala Biro dan staf pegawai. D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru