Usai Isolasi, Akhyar Imbau Dinkes Analisis Seseorang Bisa Terpapar Corona

Rabu, 1 April 2020 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Walikota Medan Akhyar Nasution imbau Kadinkes drg Hj Usma Polita Nasution MKes untuk menganalisis seseorang dapat terpapar corona

Medan-Mediadelegasi: Usai isolasi dan bekerja dari rumah atau work from home  (WFH) selama 14 hari, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kembali bekerja.

Akhyar memulai pekerjaannya dengan meninjau posko Covid-19 yang berpusat di Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan Jalan Rotan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Rabu (1/4). Peninjauan ini dilakukan dalam rangka memantau perkembangan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dalam tinjauannya Akhyar mengecek data mutakhir mengenai jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang ada di Kota Medan. Adapun data ODP telah dihimpun dari laporan per Kecamatan yang berjumlah 610 orang  per 31 Maret 2020 dan data  PDP mencapai 75 orang per 31 Maret 2020 melalui data yang diberikan seluruh rumah sakit yang menangani kasus Covid 19.

BACA JUGA:  Bobby-Surya Siapkan Solusi Permasalahan di Nias

“Setiap hari kita melihat ada penambahan baik ODP dan PDP, saya harap ini tidak melemahkan kita namun semakin waspada untuk menjaga diri dan keluarga,” ucapnya.

Sekaitan dengan itu, Akhyar menjelaskan bahwa Pemko Medan juga telah membuat posko pemantauan. Posko ini, sambung Akhyar juga dapat difungsikan sebagai tempat pelayanan pengaduan bagi masyarakat terkait pencegahan Covid-19.

Akhyar menginginkan peran posko terus dioptimalkan, terutama memantau kesehatan warga di masing-masing kecamatan atau bahkan hingga ke kelurahan. “Dengan adanya posko pemantauan ini, maka masyarakat dipermudah dalam mendapatkan penanganan serta informasi terkait Covid-19. Maka dari itu, posko ini harus berjalan dengan optimal dengan terus memantau kesehatan warga Kota Medan,” jelas Akhyar.

Akhyar juga meminta Dinas Kesehatan agar menganalisis penyebab seseorang dapat terpapar wabah virus corona (Covid-19) sehingga sebagai garda terdepan dapat mengambil langkah yang efektif untuk melakukan upaya dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Saya meminta Dinkes selaku garda terdepan membuat analisis penyebab kenapa seseorang dapat terpapar virus corona, perhatikan juga riwayat perjalanannya apakah pernah melakukan perjalan ke tempat epicentrum corona sehingga kita dapat mengambil langkah yang efektif untuk memutus mata rantai Covid-19,” kata Akhyar.

BACA JUGA:  Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Kepada masyarakat Akhyar mengimbau untuk tetap mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah untuk menghindari kerumunan dan tetap dirumah, menjaga jarak aman dengan orang lain atau social distancing dan melakukan pola hidup bersih dan sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi dan berimbang, mencuci tangan pakai sabun dan dengan air mengalir, meningkatkan imunitas tubuh dan lain sebagainya.

“Bagi warga yang tepapar virus corona harus istirahat di rumah hingga sembuh, dengan begitu saja ia dapat membantu memutus rantai penyebaran dengan tidak menularkan ke orang lain. Jadi, bagi warga yang sehat tetap sehat tidak tertular dan warga yang tepapar dapat sembuh dan tidak menularkan ke orang lain,” tegas Akhyar. M | Mdn 41

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Berita Terbaru

Sidang kasus dugaan fitnah ijazah Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:42 WIB

Polisi menangkap oknum ustaz yang diduga mencabuli santriwati di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Ist.

Nasional

Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:04 WIB

Sidang perdana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:44 WIB

Alustadz Rahmat Agus Darmawan Siregar (foto kiri) di hadapan jamaah tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Dusun Sinarbulan, Labusel, Rabu (16/9). Foto: maruli

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Mengupas Rahasia Sepertiga Malam di Balik Kelahiran Rasulullah

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:49 WIB