Reklamasi Bisa Bikin Belawan Tenggelam

- Penulis

Jumat, 25 September 2020 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dermaga baru di atas lahan reklamasi besar-besaran di Pelabuhan Belawan. Foto:D|medan|redaksi

Dermaga baru di atas lahan reklamasi besar-besaran di Pelabuhan Belawan. Foto:D|medan|redaksi

Medan-Mediadelegasi: Genangan air laut dan banjir kiriman dari Sungai Deli menggenangi Belawan, Sumatera Utara belakangan ini, disinyalir sebagai dampak reklamasi di kawasan pelabuhan laut Belawan.

Menyulap laut menjadi daratan untuk keperluan dermaga yang dikelola pihak pelabuhan itu ternyata mengancam pemukiman warga Belawan dan sekitarnya.

“Keberadaan reklamasi itu bisa bikin kawasan pemukiman Belawan tenggelam,” kata Apri Budi, Ketua Umum Aliansi Masyarakat Sumatera Utara Bersih (AMSUB) kepada Mediadelegasi, Kamis (24/9), di Medan.

Menurutnya, sedimentasi muara Sungai Deli saja sudah sangat memengaruhi terhadap lambannya aliran sungai, ditambah lagi reklamasi sepanjang 700 meter menimbun laut dalam yang sebelumnya menjadi jalur lintasan kapal besar itu.   

Dikatakan Apri Budi, ketika curah hujan tinggi bersamaan dengan naik pasang air laut menjadi saat-saat yang merisaukan bagi warga Belawan.

BACA JUGA:  Viral Dugaan Aktivitas Hiburan Malam saat Ramadan, Dinas Pariwisata Medan Turun Tangan Lakukan Pemeriksaan

Dia mencontohkan peristiwa Belawan hingga Sicanang tergenang pekan lalu, harusnya menjadi sinyal bencana bagi pemangku kebijakan, mencarikan solusi cerdas.

“Selain pengerukan sedimentasi muara hingga ke hulu Sungai Deli, sistem drainase juga mendesak untuk diperbaiki , termasuk penataan ruang dan pemukiman masyarakat,” ujarnya.

Banjir di Kelurahan Belawan 1, Belawan 2, Sicanang da Jalan Lintas Medan Belawan. Foto:D|medan|redaksi

Banjir jelas berdampak terhadap perekonomian masyarakat. “Mulai dari pedagang susah, peralatan rumah tangga rusak, pencemaran air dan udara, pendapatan nelayan menurun,” ulasnya.

Pengelola Asing

Mirisnya, di tengah ancaman lingkungan pemukiman dan kehidupan warga, ungkap Apri Budi, dermaga sandar kapal kargo raksasa itu justru kini tengah menunggu kehadiran toke dari negeri asing.

“Kami mendesak semua pihak, khususnya Menteri BUMN Erick Thohir segera menghentikan niat yang dapat menggores perasaan warga negeri ini,” tegas Apri Budi, usai meninjau langsung dermaga baru hasil reklamasi besar-besaran itu.

BACA JUGA:  Menaker Kunjungi BBPLK Medan dan Teken MOU

Menurutnya, Menteri BUMN Erick Thohir patut menghentikan upaya melepas dermaga baru ini kepada pihak asing.

Menurutnya, pengelolaan bisnis di sektor maritim harusnya menegakkan dan menjaga marwah kedaulatan bangsa. “Langkah menyerahkan pengelolaan dermaga sepanjang sekitar 700 meter di Pelabuhan Belawan itu terkesan hanya upaya gerak cepat pengembalian dana kas dan pinjaman yang mungkin terpakai dalam pembangunan dermaga pelabuhan itu,” ujarya.

Dikatakan, Pelabuhan Belawan merupakan kebanggaan Sumatera Utara. “Menyerahkan pengelolaan dermaga Pelabuhan Belawan kepada asing, justeru membuat masyarakat kehilangan kebanggaan itu,” ujarnya. D|Red-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Berita Terbaru