Medan-Mediadelegasi: Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Deliserdang H Rahmadsyah SH menegaskan, APBD tidak menampung biaya plesiran.
“Boleh-boleh saja mereka pergi jalan-jalan selagi tidak menggunakan anggaran pemerintah,” kata Rahmadsyah, anggota DPRD Deliserdang ini ketika diminta tanggapannya terkait kabar plesiran belasan Tenaga Kesehatan (Tenakes) Puskesmas Rawat Inap Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.
BACA JUGA: Belasan Tenakes Puskesmas Bandar Khalipah Jalan-jalan ke Bali
Kepada media, Rahmadsyah menyebutkan, yang terpenting kepergian rombongan itu jangan sampai mengganggu pelayanan kesehatan sehari-harinya kepada masyarakat.
“Tidak mengganggu pelayanan kesehatan dan tidak menggunakan anggaran pemerintah,” tegasnya.
Sebagaimana diberitakan, kepergian belasan Tenakes Puskesmas Bandar Khalipah dari Tanggal 14-20 Oktober 2021 ke Pulau Dewata Bali dinilai memprihatinkan di tengah penggalakan program vaksinasi kepada masyarakat.
Kendati demikian, kabar plesiran ini sempat dibantah Kepala Puskesmas Bandar Khalipah dr Rahmat Ginting dan menyebutnya hoax. Tapi Kadis Kesehatan Deliserdang dr Ade Budi Krista saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengakui telah memberi ijin.
Feri Afrizal, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera) mengaku prihatin mendengar kabar plesiran Tenakes Puskesmas Bandar Khalipah itu.
Dia juga mengakui telah melakukan konfirmasi kepada dr Rahmat Ginting melalui WhatsApp terkait kabar plesiran itu. Namun Rahmat Ginting membantahnya, mengatakan hoax.
Namun ini, jika benar terjadi adalah sebuah keprihatinan, level pandemi Covid-19 yang belum usai, mereka pelayan kesehatan malah meninggalkan tempat tugas jalan-jalan ke Pulau Dewata Bali,” ujar Feri Afrizal ketika dimintai komentarnya. D|Red-09






