Pulau Samosir ‘Raib’ Berbungkus Embun

Kamis, 9 Juli 2020 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulit memandang Pulau Samosir dari Dermaga Tigaras Simalungun. Foto:D|medan|hendra harianto

Sulit memandang Pulau Samosir dari Dermaga Tigaras Simalungun. Foto:D|medan|hendra harianto

Tigaras-Mediadelegasi: Pemandangan aneh dan menakjubkan dari Dermaga Tigaras membuat sejumlah pengunjung atau wisatawan heboh.

Pasalnya, pulau paling besar di Danau Toba yang digelari Silayang Pandang oleh Belanda itu menyembunyikan kemolekannya hingga tak terlihat dengan kasat mata.

“Pak ini bukan pelabuhan Tigaras, soalnya tak terlihat Pulau Samosir,” kata Khairul polos namun dengan suara tegas kepada Ayahnya Robin di tengah kerumunan pengunjung menunggu kapal penyeberangan, di Dermaga Tigaras, Rabu (8/7).

Tengoklah, lanjut Khairul meyakinkan ayahnya, kita pandang ke tengah danau tak tampak ada pulau. “Ayah salah jalan ini,” bilang anak yang umurnya sekira 9 tahun itu meyakinkan orangtuanya.

Dengan senyum Robin, sang ayah itu mengatakan, inikan lagi gerimis jadinya pulau itu tak terlihat. “Coba perhatikan di tengah danau itu tampak putih. Embun menutupi pulau itu,” sambutnya memahamkan anaknya.

BACA JUGA:  Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Simalungun Berjalan Lancar

Tak pelak suara anak yang menyoal tentang kekaguman Danau Toba di musim hujan itupun direspon pengunjung lainnya. “Anak lae ini bijak yang dibilangnya itu betul, namun terbatas dengan pengalaman dan pengetahuannya tentang alam ini,” bilang S. Limbong menyahuti.

Tak sampai di situ, Limbong itu pun mengatakan, apa yang disampaikan anak tersebut mengingatkanku pada nama lain Danau Toba ini. “Dahulu di zaman penjajahan danau ini dinamai si Layang Pandang. Bisa jadi kondisi saat inilah yang menginspirasi nama itu,” ulasnya.

Apalagi kalau diurai dari kata selayang yang sinonimnya adalah sekilas sehingga jika dirunut boleh menjadi sekilas pandangan. “Maka tak tampaknya pulau Samosir saat kabut dan jelasnya pandangan saat cerah, wajarlah dinamai selayang pandang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Cek Kesehatan Satwa Turangga

Tak hanya itu, pulau yang keberadaanya dari ledakan dahsyat gunung berapi konon ribuan tahun silam, sebetulnya masih menyimpan banyak fenomena alam yang belum terpecahkan, mendekati nilai-nilai mistis.

Salahsatunya, lanjut Limbong, sampai saat ini kedalaman Danau Toba belum terjangkau manusia. “Kondisi itukan menunjukan kalau misteri di dalam Danau Selayang Pandang itu belum terpecahkan,” ulasnya.

Sementara dari pengamatan Mediadelegasi, ketebalan kabut saat hujan gerimis turun, pulau yang terbesar itu tak terlihat alias raib oleh pandangan mata akibat berbungkus embun.

Beda halnya ketika hujan reda, dari ujung ke ujung pulau itu terlihat jelas, bahkan dari pelabuhan tertua di Danau Toba yang totalnya berjumlah sembilan tersebut batas danau atau lingkar luar danau terlihat jelas, salahsatunya Kabupaten Dairi. D|Med-41

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMP Sumut II Kandas Dihantam Angin Kencang di Pelabuhan Tigaras, 22 Penumpang Aman
Kebakaran Hebat Pabrik PT Evyap Sabun Sei Mangkei, 3 Pekerja Tewas Melompat dari Lantai Enam
Dapur MBG Bosar Maligas Mangkrak, Dugaan Jual-Beli Titik SPPG Dipertanyakan
Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017
Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah
Gerebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Sabu, Polres Simalungun Amankan Pria Bertato Beserta Barang Bukti
Dramatis! Pengejaran Wanita Gembong Sabu di Sei Torop, Anggota Polsek Bosar Maligas Terluka Tertusuk Duri Sawit demi Berantas Narkoba
Pelaksanaan Ibadah ASN Pemkab Simalungun: Perbedaan Keyakinan Tidak Menjadi Pemisah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:07 WIB

KMP Sumut II Kandas Dihantam Angin Kencang di Pelabuhan Tigaras, 22 Penumpang Aman

Kamis, 3 September 2026 - 16:39 WIB

Kebakaran Hebat Pabrik PT Evyap Sabun Sei Mangkei, 3 Pekerja Tewas Melompat dari Lantai Enam

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dapur MBG Bosar Maligas Mangkrak, Dugaan Jual-Beli Titik SPPG Dipertanyakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:52 WIB

Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01 WIB

Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah

Berita Terbaru

Sidang kasus dugaan fitnah ijazah Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:42 WIB

Polisi menangkap oknum ustaz yang diduga mencabuli santriwati di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Ist.

Nasional

Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:04 WIB

Sidang perdana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:44 WIB

Alustadz Rahmat Agus Darmawan Siregar (foto kiri) di hadapan jamaah tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Dusun Sinarbulan, Labusel, Rabu (16/9). Foto: maruli

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Mengupas Rahasia Sepertiga Malam di Balik Kelahiran Rasulullah

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:49 WIB