Medan-Mediadelegasi: Ketua Yayasan Pendidikan Indosakti Jakarta Prof. Dr Sihol Situngkir, MBA berkomitmen terus mendorong Universitas Nias Raya (Uniraya) memperluas jaringan kemitraan global melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka di luar negeri.
“Uniraya saat ini sedang kita arahkan untuk terdaftar di ANABIN agar mahasiswa Uniraya dapat mengikuti program magang di Jerman,” ujar Sihol Situngkir di Medan, pekan lalu.
Disebutkannya, ANABIN adalah sebuah basis data berisikan daftar nama universitas, gelar, dan jurusan dari berbagai negara.
“Tujuannya adalah untuk melihat apakah kualifikasi pendidikan yang kita miliki bisa dianggap setara dengan kualifikasi pendidikan di Jerman,” kata dia.
Terkait dengan rencana tersebut, Sihol
menginisiasi program peningkatan keterampilan berbahasa Inggris bagi mahasiswa Uniraya, baik conversation maupun TOEFL, melalui Lembaga Bahasa LIA.
Lebih lanjut Sihol yang saat ini menjadi konsultan Uniraya, menekankan tentang pentingnya perguruan tinggi swasta (PTS) termasuk Uniraya menjalankan prinsip-prinsip Good University Governance (GUG).
GUG merupakan turunan dari Good Corparate Governance (GCG) yang merupakan salah satu kunci sukses bagi sebuah institusi termasuk PTS untuk tumbuh dan menguntungkan dalam jangka panjang.
Ditambahkannya, perguruan tinggi merupakan organisasi nirlaba yang tidak bertujuan mencari keuntungan.
Namun, lanjutnya, setiap PTS harus tetap mendapat keuntungan dan pemasukan agar bisa menghidupi dirinya sendiri dan dapat mengembangkan kelembagaannya dengan baik.
Oleh karena itu, menurutnya, prinsip Good University Governance penting dilaksanakan secara konsisten oleh perguruan tinggi swasta guna meningkatkan kepercayaan publik dan pelayanan prima.
“Untuk melaksanakan pendidikan yang bermutu dan manajemen yang akuntabel mutlak diperlukan pengaturan tata kelolaatau governance PTS yang baik dan benar,” tuturnya.
Dalam konteks mengembangkan sinergitas melalui program kemitraan global, kata Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jambi ini, pihaknya bersama Uniraya telah pula menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka dan perusahaan industri di China.
Rencana Uniraya mengembangkan kemitraan global tersebut hingga saat terus dibahas secara intensif dengan Konsulat Jenderal China di Medan.
Seiring dengan rencana kerja sama itu, Konsul Jenderal (Konjen) China Zhang Min dan rombongan melakukan kunjungan ke kampus Uniraya di Teluk Dalam, Nias Selatan pada 28 Februari 2023.
Pada pertemuan Konjen China dengan civitas akademika Uniraya itu turut dihadiri, diantaranya Ketua Harian Perhimpunan Indonesia Tiongkok (INTI) Indra Wahidin serta perwakilan pimpinan PT Bintan Alumina Indonesia Jiang Yong Qiang dan Henry Fu.
Pada kesempatan itu, Zhang Min mengemukakan bahwa Uniraya memiliki peluang mengembangkan kerja sama bidang pendidikan dengan berbagai lembaga pendidikan tinggi dan perusahaan swasta di China.
Menyikapi pernyataan Konjen China tersebut, Rektor Uniraya Dr. Martiman S. Sarumaha, M.Pd menyatakan pihaknya siap mendorong kalangan mahasiswa di Uniraya agar memanfaatkan peluang studi ke jenjang lebih tinggi di negara Tirai Bambu tersebut.
“Kami berharap pihak Konjen China bisa menjembatani Universitas Nias Raya bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di China, termasuk program magang di berbagai perusahaan industri di sana,” ujarnya. D|Red-04







[…] BACA JUGA: Prof Sihol Situngkir Dorong Uniraya Perluas Kemitraan Global […]