Purwakarta-Mediadelegasi: Pemerintah Kabupaten Purwakarta mendukung percepatan transaksi digitalisasi dunia usaha melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank Jabar Banten (BJB), melalui QRIS ini mobilitas masyarakat akan dimudahkan dalam bertransaksi touchlees yang aman dan higienis dimasa Pandemi Covid-19 dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan Purwakarta adalah Kabupaten terkecil di Jawa Barat, namun memiliki tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi.
“Ada sekitar 80.000 pelaku usaha di Kabupaten Purwakarta, dimana 60.000 di antaranya sudah terverifikasi dan 40.000 di antaranya merupakan pelaku UMKM yang sudah mendapatkan stimulan dari pemerintah,” jelas Anne saat Launching QRIS Bank BJB pada merchant UMKM dan Ekosistem Grab di Purwakarta, Kamis (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Potensi penggunaan QRIS masih sangat besar di Purwakarta, kami mendukung penuh QRIS yang memberikan kemudahan dan rasa aman dalam bertransaksi,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB Suhartini mengatakan, perlu adanya perubahan percepatan digitalisasi dalam aktivitas sehari-hari, terlebih pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini.
“Bank BJB bersama-sama dengan pemerintah daerah bersinergi memajukan perekonomian di Kabupaten Purwakarta, termasuk dalam pemulihan ekonomi dimasa AKB ini. Satu di antaranya dengan memberikan kemudahan bertransaksi touchless (tanpa bersentuhan) melalui QRIS,” jelasnya.
Ia menyebutkan tak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, QRIS juga memberikan rasa aman dan nyaman terlebih di masa pandemi COVID-19.
“Saat bertransaksi, tak perlu lagi khawatir apabila dompet tertinggal, cukup memanfaatkan gawai dalam bertransaksi touchless,” kata Suhartini.
Saat ini, sambung dia, Bank bjb telah mengakuisisi Ekosistem Grab dan merchant UMKM di Purwakarta.
“Kedepannya, kami berkomitmen untuk mengakuisisi ekosistem-ekosistem lainnya untuk memanfaatkan QRIS,” imbuhnya.
Masih dikesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Herawanto mengatakan dengan mendukung QRIS, Bank bjb dan Grab sudah ikut aktif dalam pemulihan perekonomian Jawa Barat khususnya di Purwakarta.
“Purwakarta merupakan daerah yang sangat terpengaruh naik turunnya perekonomian secara global, dibutuhkan kerja sama pentahelix dalam pemulihan ekonomi, baik itu pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha dan media,” ucapnya.
Menurutnya, ada lima kunci utama dalam pemulihan ekonomi, kelimanya adalah membangun mindset yang positif, bahwa pandemi ini akan berlalu.
“Menjaga keberimbangan pasar sebagai tempat bertemunya suplai dan demand, menjaga kelancaran investasi, mendorong digitalisasi ekonomi, dan kemudahan bertransaksi melalui QRIS,” jelas Herawanto.
Ia menambahkan Pemanfaatan QRIS dapat mendukung dua sisi, yaitu kemudahan dalam bertransaksi dan sifatnya yang touchless, aman saat AKB.
“QRIS dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik pelaku UMKM hingga perusahaan besar,” katanya.
Sementara, Director of West Java Grab Richard Aditya menjelaskan, digitalisasi sangat membantu para pelaku usaha di saat kondisi seperti sekarang ini.
“Kami apresiasi kerja sama dengan Bank BJB ini karena dapat memfasilitasi masyarakat dalam melakukan transaksi digital yang aman dan higienis. Kami juga memiliki layanan Grab Protect, sehingga semuanya terintegrasi dan bersinergi,” singkat Richard. D/Jbr-Par












