Pengerukan Alur Aek Tano Ponggol ‘Masih Kayak Gini’

Rabu, 15 Juli 2020 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengerjaan pengerukan alur Aek Tano Ponggol masih sekadar. Urakan galian masih menggunung di alur sungai dengan alat berat seadanya. Foto:D|medan|nanda kr

Pengerjaan pengerukan alur Aek Tano Ponggol masih sekadar. Urakan galian masih menggunung di alur sungai dengan alat berat seadanya. Foto:D|medan|nanda kr

Selain untuk mendorong perkembangan potensi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba, pengerukan alur Aek Tano Ponggol akan lebih mempertegas keberadaan Samosir sebagai Pulau.

PULAU Samosir, kalau datang dari Jalur Lintas Sidikalang-Dolok Sanggul atau arah Barat, tidak perlu menggunakan jasa kapal penyeberangan seperti dari Tigaras-Simanindo, Ajibata-Tomok, Muara-Nainggolan dan lain-lain.

Dengan kendaraan, meluncur dari menara pandang Tele, tanpa terasa sudah memasuki Pangururan, Ibukota Kabupaten Samosir.

Jembatan penghubung Pulau Sumatera di atas alur sungai bekas peninggalan Belanda itu hanya beberapa meter, bagai melintasi gundukan, sudah berhasil menyeberang ke Pulau Samosir. Pengerukan alur ini akan lebih mempertegas keberadaan Samosir sebagai Pulau.

Termasuk untuk mendorong perkembangan potensi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, pemerintah mengucurkan dana lumayan besar.

Pengerukan alur Aek Tano Ponggol sudah dimulai, untuk alur sungai sepanjang 1,5 kilometer dan lebar 80 meter dengan kedalaman lima meter telah dimulai oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, Ditjen Sumber Daya Air (SDA).

BACA JUGA:  Pemkab Pantau Ketersediaan Pangan di Pasar Nainggolan

Pemandangan yang terlihat Rabu 9 Juli pekan lalu, pengerjaan pengerukan masih sekadar. Pengorekan alur Aek Tano Ponggol, kok masih kayak gini. Urakan galian masih menggunung di alur sungai khususnya di hilir atau arah Selatan jembatan, dengan alat berat yang seadanya terpacak di bibir sungai.

Padahal target dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga segera melakukan pembangun fisik jembatan Aek Tano Ponggol dengan Panjang total 294 meter, sebagai penghubung Pulau Sumatera dengan Pulau Samosir dimulai tahun ini. Ditjen Bina Marga menganggarkan pagu Rp287 miliar untuk proyek ini.

Jembatan Aek Tano Ponggol untuk memudahkan akses wisatawan menuju dan dari Pulau Samosir melalui jalur darat.

Informasi dari berbagai sumber diperoleh, tentang ketinggian jembatan sehingga Kapal Cruise Wisata bisa melintas mampu memukau, sempat menjadi perbincangan yang memanas.

Namun BPIW telah menyusun studi kelayakan dengan kesimpulan hasil kajian, jembatan tidak perlu dibangun terlalu tinggi, sehingga tidak memerlukan anggaran yang besar. Semula dengan ketinggian 15 meter menjadi 8 meter dianggp lebih realistis dan lebih murah.

BACA JUGA:  Korban Kebakaran di Desa Simarmata Samosir Dapat Bantuan Tali Asih

Rencananya, lintasan di jembatan baru Aek Tano Ponggol akan menyediakan dua lajur, sebagai desain baru yang diharapkan menjadi ikon baru di Danau Toba yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi di pesisir Danau Toba.

Jembatan Aek Tano Ponggol penghubung Pulau Sumatera dengan Pulau Samosir saat ini. Foto: D|medan|nanda kr

Wikipedia mencatat, Tano Ponggol adalah sebuah jembatan yang menghubungkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumatra –lebih tepatnya Sumatra Utara. Tano Ponggol ini berada di Pulau Sumatra Utara, persisnya di Pangururan, jalan keluar menuju Aek Rangat, tempat pemandian air panas yang enak dan arah ke Tele.

Tano Ponggol ini dikerjakan puluhan tahun yang lalu, sekitar tahun 1907 oleh negara Belanda menurut salah satu tokoh masyarakyat Pangururan, dan sudah beberapa kali dikeruk tetapi masih tetap saja dangkal, tidak bisa dilalui kapal feri. Maksud dan tujuan dikeruk ialah untuk membangun terusan Danau Toba dari arah Tao silalahi dengan tao arah Pangururan sekitarnya. D|Red-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak
Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan
86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi
Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:58 WIB

86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang

Berita Terbaru

KPK Klarifikasi Kegiatan di OTT di  Bogor. (Foto:Ist)

Jakarta

KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 21:27 WIB

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak

Kabupaten Samosir

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:40 WIB

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG.(Foto:Ist)

Jakarta

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG

Kamis, 20 Agu 2026 - 16:07 WIB