Pengelola Kampung Ulos Hutaraja Kurang Simpatik

- Penulis

Kamis, 28 April 2022 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Ulos Huta Raja, Pangururan, Samosir. Foto: D|Ist

Kampung Ulos Huta Raja, Pangururan, Samosir. Foto: D|Ist

RASA bangga para penenun ulos tidak sebahagia pengunjung ketika harus berurusan dengan oknum mengaku pengelola Kampung Ulos Hutaraja, Kecamatan Pangururan, Samosir.

Kampung Ulos buah revitalisasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), 2 Februari 2022 lalu itu menyisakan mental dan perlakuan kurang simpatik dari oknum mengaku pengelola.

Pantauan Mediadelegasi, Rabu (27/4), di Kampung Ulos di kawasan destinasi wisata Danau Toba itu sejumlah pengunjung disambut dengan sapaan ramah oknum mengaku pengelola, yang ujung-ujungnya mengharapkan rogoh kocek seikhlas hati.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Huta Siallagan dan Kampung Ulos Hutaraja

Ada portal parkir elektronik yang belum berfungsi di gerbang masuk kawasan. Mengaku petugas pengelola pun tampak menghampiri setiap pengunjung yang berkenan datang karena nama tenar Kampung Ulos Hutaraja setelah dua kali dikunjungi Kepala Negara.

“Darimana kalian, harap geser kendaraan ke sana, dan berikan sumbangan seikhlas hati untuk parkir dan uang kebersihan di kotak infaq, ada di sana dan di sana. Maklumlah, operasional kawasan ini belum maksimal,” ungkap salah seorang pria terkesan bernada setengah mengiba.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Pimpin Rakor Operasi Kontijensi Aman Nusa II Toba 2022

Tampak pengunjung itu pun mengikuti aturan main sang oknum dengan memulai menggeser kendaraan sesuai arahannya.

Kemudian menyambangi sejumlah penenun yang ceria, bercerita merasa bangga penjualan hasil kerajinan mereka jauh baik. Akrab bertanya jawab, anggota keluarga pengunjung ini pun tampak memilih ulos dan membayarnya cukup bernilai rupiah yang lumayan, lalu bergegas ke arah mobil yang terparkir.

Usai menyambangi para ibu-ibu penenun yang terduduk menyelesaikan karya ulosnya di tangga rumah khas Batak itu, oknum tadi pun memanggil salah satu pengunjung.

“Itu, dround kalian tadi yang mengitari kawasan ini,” tanyanya. Setelah dijawab iya, pria itu pun menyarankan agar salah satu dari rumbongan pengunjung menemui Bapak tua yang telah menunggu di salah satu warung pojok kiri Kampung Ulos.

Pertanyaan yang sama kembali muncul. “Dari mana kalian, apakah ada sepucuk surat dari Dinas Pariwisata sehingga kalian menerbangkan dround tadi,” tanya Bapak tua itu.

BACA JUGA:  Kecamatan Palipi Selenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan

Setelah dijawab tidak ada ijin dari Dinas Pariwisata, tapi pengunjung itu menyebutkan, sebelumnya telah bertemu Bapak ini sambil menunjuk pria yang kerap mendatangi setiap pengunjung tadi.

Pembahasan bertambah panjang, karena pria itu mengatakan kepada Bapak tua yang mengaku sebagai Ketua Pengelola Kampung Ulos, bahwa di awal tidak ada pembicaraan ijin diterbangkannya dround di kawasan itu.

Ujung-ujungnya, kembali ke masalah uang sumbangan ikhlas hati yang harus dirogoh dari saku dan menyerahkannya kepada oknum itu.

Sekadar untuk diketahui, Presiden Jokowi mengaku sangat bangga dan mengapresiasi program Kementerian PUPR dalam melakukan revitalisasi Kampung Ulos Hutaraja Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Kawasan budaya tersebut terkenal sebagai pusat kerajinan tenun Ulos di Pulau Samosir yang selama ini dikenal sebagai salah satu desa wisata unggulan di Destinasi Pariwisata Super  Prioritas (DPSP) Danau Toba, di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Presiden Jokowi mengatakan dengan program penataan Kampung Hutaraja diharapkan konservasi budaya kerajinan kain Ulos di Samosir dapat direvitalisasi. D|Red

2 tanggapan untuk “Pengelola Kampung Ulos Hutaraja Kurang Simpatik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian
Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital
Perkuat Tata Kelola, Pemkab Samosir Gelar FGD Mitigasi Risiko Hukum Pengadaan Barang dan Jasa
Wabup Samosir Serap Strategi Pariwisata Lewat Site Visit KEK Bali, Siapkan Langkah untuk Danau Toba
Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:58 WIB

Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:46 WIB

Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:43 WIB

Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:37 WIB

Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:10 WIB

Perkuat Tata Kelola, Pemkab Samosir Gelar FGD Mitigasi Risiko Hukum Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terbaru

22-24 Juni 2026, Dekranasda Gelar UMKM Siantar Expo . (Foto:Ist)

Kota Pematangsiantar

22-24 Juni 2026, Dekranasda Gelar UMKM Siantar Expo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:33 WIB