Pencurian Hewan Kerbau Marak di Desa Parhorasan Kabupaten Samosir

Jumat, 18 Februari 2022 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin Umum mediadelegasi.id, Ir Mandalasah Turnip, SH (kemeja merah-red), mendengarkan cerita kronologis pencurian hewan kerbau yang dialami Rinto Sihotang (kanan), ketika mendatangi kantor Redaksi mediadelegasi.id pada, Rabu (16/2/2022) kemarin.(D|Med-24)

Pemimpin Umum mediadelegasi.id, Ir Mandalasah Turnip, SH (kemeja merah-red), mendengarkan cerita kronologis pencurian hewan kerbau yang dialami Rinto Sihotang (kanan), ketika mendatangi kantor Redaksi mediadelegasi.id pada, Rabu (16/2/2022) kemarin.(D|Med-24)

Medan-Mediadelegasi: Rinto Sihotang sebagai korban pencurian hewan kerbau, sangat mengharap kepada pihak aparat kepolisian dalam hal ini Polres Samosir mengusut tuntas dan menangkap pelaku lainnya, terjadinya pencurian hewan ternak kerbau yang kini sedang marak di Desa Parhorasan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Atas kejadian itu, Rinto bersama rekannya mendatangi Kantor mediadelegasi.id di Jalan Batang Gadis No.22 Medan itu, dengan maksud menceritakan kronologi terjadinya hilangnya kerbau miliknya pada, Rabu (16/02/2022) kemarin.

Baca Juga: https://www.mediadelegasi.id/dpp-fokksa-geram-pencurian-kerbau-marak-di-samosir/

Dengan penuh harapan agar terungkapnya kasus tersebut, Rinto Sihotang (35) korban pencurian hewan kerbau menceritakan kronologi singkat, kejadian yang dialaminya dihadapan Pimpinan Umum mediadelegasi.id, Ir Mandalasah Turnip, SH, Wakil Pemimpin Umum, Maruli Agus Salim dan Wakil Pemimpin Perusahaan, Lexius P Turnip.

“Kalau kehilangan kerbau ini bukan kali pertama yang saya alami. Namun sudah kesekian kali sejak tahun 2018. Dari kejadian itu, saya telah mengalami kerugian yang besar. Tak hanya menimpa diri saya saja, banyak warga lainnya juga bernasib sama dengan saya kehilangan kerbau,” sebut Rinto Sihotang menceritakan.

Baca Juga: https://www.mediadelegasi.id/diduga-kena-racun-kerbau-milik-rinto-sihotang-mati-di-parhorasan/

Rinto kembali menceritakan, saat ini seluruh warga di Desa Parhorasan yang memiliki hewan ternak kerbau menjadi resah, dengan seringnya terjadi pencurian kerbau. Dan menurutnya, kejadian itu tak hanya dirinya saja yang mengalami kasus tersebut, melainkan banyak warga yang juga bernasib sama dengannya hilangnya hewan ternak kerbau yang telah menjadi momok di desa tersebut.

BACA JUGA:  Kakek 1 Abad Tewas Ditabrak, Pengendaranya Melarikan Diri

Baca Juga: https://www.mediadelegasi.id/pelaku-pencuri-kerbau-di-samosir-diberikan-efek-jera/

Atas kejadian tersebut, Rinto Sihotang yang berharap kasus pencurian hewan kerbau yang terjadi pada dirinya dan warga Desa Parhorasan itu, telah membuat pengaduan kehilangan ke Mapolres Samosir pada 15 Januari 2022 dengan Nomor STPL:14/I/2022/SPKT/POLRES SAMOSIR /POLDA SUMUT yang diterima petugas an.Bripka Andy Dedi Sihombing, SH, dengan terlapor berinisial (IS) pada kejadian pada Hari Jumat 14 Januari 2022 sekira pukul 23.30 WIB di Desa Perbaba Dolok Kecamatan Pangururan.

“Usai membuat laporan tersebut, saya sangat berharap pihak kepolisian dan warga menemukan titik terang dengan mengungkap pelaku pencurian tersebut,” harapnya.

Namun beruntung bagi Rinto, pada tanggal 14 Januari 2022 sekira pukul 23.30 WIB mendapati informasi bahwasanya, yang dicurigai sebagai tersangka pencuri kerbau itu telah tertangkap, yakni IS dengan satu unit mobil pick up sedang membawa kerbau dikendarai oleh IS dan dua orang temannya berinisial (WS dan (HS) yang kini telah ditahan di Mapolres Samosir untuk pengembangan kasus selanjutnya.

Baca Juga: https://www.mediadelegasi.id/kerbau-hilang-lagi-di-parhorasan-samosir/

“Tak sengaja pada saat itu, saya dan pelaku berpapasan di jalan menuju Desa Parbaba Dolok dengan ciri-ciri yang sesuai dengan laporan saya di Polres Samosir. Tak ingin kehilangan kesempatan, saya memberanikan diri untuk memberhentikan mobil pick up yang membawa kerbau miliknya yang hilang dan adu mulut pun terjadi. Setelah menurunkan kerbau miliknya di atas mobil pick up, si pelaku IS dan kedua rekannya melarikan diri. Namun saya telah berhasil menemukan pelaku yang mencuri kerbau milik saya. Dari kejadian itulah, sudah ada tiga tersangka pencuri kerbau yang kini ditahan di Polres Samosir. Dan saya berharap pihak kepolisian menangkap pelaku-pelaku lainnya, yang telah meresahkan warga Desa Parhorasan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Patroli Dini Hari Polres Samosir Jaga Keamanan Objek Vital Pemilu 2024.

Dari rangkaian cerita Rinto tersebut, tak hanya sampai di situ saja melainkan masih banyak para korban pemilik hewan ternak kerbau yang mengalami kasus yang sama. Sejak tahun 2018 hingga 2021 diperkirakan kerbau yang hilang berjumlah 21 ekor dari Desa Parhorasan itu.

Baca Juga: https://www.mediadelegasi.id/aneh-satu-dusun-kehilangan-puluhan-kerbau-di-samosir/

Dengan kejadian tersebut, Rinto Sihotang bersama warga lainnya yang turut juga menjadi korban hilangnya hewan ternak kerbau itu, menandatangani Surat Pernyataan yang menyatakan telah mengalami kehilangan hewan ternak kerbau.

“Untuk saya dan warga Desa Parhorasan sangat berhara pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini dengan tuntas, dan diberikan efek jera untuk para pelaku kejahatan pencurian kerbau. Mengingat warga juga ada menggantungkan hidupnya dari hasil ternak kerbau, untuk mencukupi kebutuhan hidup dan kelanjutan pendidikan anak anaknya,” pungkasnya. (D|Med-24)

3 tanggapan untuk “Pencurian Hewan Kerbau Marak di Desa Parhorasan Kabupaten Samosir”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB