Menangkal Golput Pemilu 2024

- Penulis

Jumat, 26 Mei 2023 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yassir Husein Pardede, peminat sosial tinggal di Kecamatan Arse, Tapsel. Foto:dokumen

Yassir Husein Pardede, peminat sosial tinggal di Kecamatan Arse, Tapsel. Foto:dokumen

Beranjak dari sejumlah angka rakyat yang memilih golput serta alasan yang diungkapkan sejumlah pengamatan maupun survei tersebut, penulis menawarkan sejumlah solusi, setidaknya diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi Pemilu Tahun 2024.

PEMILIHAN Umum Tahun 2024 di Indonesia tinggal menghitung bulan. Menyusul Pilkada serentak pada sembilan bulan berikutnya.

Guna pelaksanaan pesta demokrasi itu, sejumlah tahapan penyelenggaraan Pemilu pun sudah dimulai, sesuai dengan ketentuan Pasal 167 ayat (6) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Pemilu merupakan panggung demokrasi. Momentum rakyat menggunakan kekuatan dan kekuasaannya menentukan pejabat public untuk menduduki kursi legislative maupun eksekutif.

BACA JUGA: Era Digital, Kontrol Rakyat Semakin Menguat

Hal ini ketika kita menilik kata demokrasi itu sendiri, berasal dari bahasa Yunani Kuno demokratia (kekuasaan rakyat) yang terbentuk dari kata demos  (rakyat) dan kratos (kekuatan) atau (kekuasaan).

BACA JUGA:  Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan, adalah semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara ikut serta –baik secara langsung atau melalui perwakilan– dalam perumusan, pengembangan dan pembuatan hukum. (Wikipedia)

Namun fakta dalam pelaksanaan sejumlah Pemilu di Indonesia, angka absensi ketidakhadiran warga di Tempat Pemungutan Suara (TPS) alias golput (golongan putih) masih saja dalam angka memprihatinkan. Meski pun sebenarnya, menentukan pilihan diatur sebagai hak, bukan kewajiban, tetap saja dianggap sebagai masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap makna demokrasi.

Sejumlah pakar dan pengamat setidaknya mengungkap sejumlah penyebab warga memilih Golput ketimbang menggunakan hak pilih mereka, antara lain karena tidak terdaftar atau tidak mendapat kartu pemilih atau kartu undangan pemilih belum sampai dan alasan moral lainnya.

BACA JUGA:  Polres Samosir Amankan Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024

2 tanggapan untuk “Menangkal Golput Pemilu 2024”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat
Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS
Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.
Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi
Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers
Menunggu Komitmen Tegas Pemerintah Jalankan Moratorium Eksploitasi Hutan Danau Toba
Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi
Menjaga Agar Kemarahan Rakyat tak Meledak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat

Senin, 24 November 2025 - 22:31 WIB

Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:18 WIB

Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:39 WIB

Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:37 WIB

Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers

Berita Terbaru