Korban Terkapar di RSU Haji Medan, Rektor UIN Sumut “Membisu”

Minggu, 1 Oktober 2023 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkap layar Laporan Polisi (foto kiri), salah satu korban bentrok mahasiswa sedang menjalani perawatan di RSU Haji Medan (Foto kanan). Foto: Ist

Tangkap layar Laporan Polisi (foto kiri), salah satu korban bentrok mahasiswa sedang menjalani perawatan di RSU Haji Medan (Foto kanan). Foto: Ist

Percut Seituan-Mediadelegasi: Bentrokan antar-mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut), Sabtu (30/9), dinihari, di Kampus Medan Estate kembali terjadi. Empat korban terkapar di RSU Haji Medan.

Informasi berhasil dikumpulkan Mediadelegasi, hingga Sabtu (30/9), peristiwa itu terjadi antara sekelompok mahasiswa tergabung dalam Satma PP dan UKK Mahasiswa Pencinta Alam (Mapasta), menyebabkan empat mahasiswa Mapasta harus menjalani perawatan intensif di RSU Haji Medan.

Sumber yang layak dipercaya menyebutkan, kronologis kejadian berawal dari adu mulut antara salah seorang mahasiswi UEP, 24 tahun anggota Mapasta dengan sekelompok mahasiswa anggota Satma PP lagi mabuk-mabukan di sekitar posko Unit Kegiatan Olahraga Mahasiswa Islam (UKOMI) kampus itu.

UEP atas nama para korban telah membuat laporan tercatat dalam STTLP/B/3242/IX/2023/SPKT RESTABES MEDAN/POLDA SUMUT tanggal 30 September 2023 Pukul 05.20 WIB.

Wanita UEP melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan di Kampus UIN Sumut Medan Estate, dengan terlapor pria brinisial Ham dan sekitar 15 orang lainnya.

BACA JUGA:  109 Personel Polrestabes Medan Naik Pangkat di HUT Bhayangkara Ke-75

Laporan itu menguraikan kronoligis, berawal dari pelapor merasa diejek mendatangi Ham bersama sekitar 15 orang temannya, yang sedang minum mabuk-mabukan.

Terlapor tidak terima kemudian mendorong tubuh pelapor dan memukuli pelapor. Lalu korban, masing-masing MRA, AG, SD datang dengan tujuan hendak melerai.

Namun para terlapor memukuli pelapor dan korban lainnya sehingga pelapor mengalami luka bagian belakang kepala, URA mengalami luka memar dan bengkak pada bagian hidung dan dahi, AG mengalami luka koyak dan luka memar pada kepala bagian belakang, SD mengalami luka robek di kepala bagian belakang dengan Sembilan jahitan serta dengkul kiri dengan tiga jahitan, dahi mengalami luka memar, keempatnya terkapar di RSU Haji Medan untuk perawatan medis.

Terkait peristiwa mirip yang kerap terjadi di Kampus UIN Sumut, Rektor Prof Hj Nurhayati yang dikonfirmasi Mediadelegasi, Sabtu (30/9) melalui sambungan WhatsAppnya masih “membisu”.

BACA JUGA:  Tekab Polsek Sunggal Ciduk 3 Pengedar Narkoba

Sama dengan Wakil Rektor III yang membidangi kemahasiswaan di UIN Sumut itu Prof Katimin melalui WhatsAppnya, hingga berita ini tayang belum menjawab konfirmasi.

Sekadar diketahui, bentrokan antar-mahasiswa di UIN Sumut terjadi pada 30 Nopember 2022 antara-mahasiswa kader HMI dan PMII hingga tiga anggota PMII disandera oleh anggota HMI di UINSU.

19 Nopember 2016, bentrokan antar-mahasiswa UIN Sumut terjadi dipicu gara-gara pertandingan futsal. Dari peristiwa ini, empat mahasiswa mengalami kritis dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapati perawatan dari tim medis.

Kemudian belum lama ini terjadi kasus pemukulan antara anggota Satma PP dengan kader HMI Fakultas Dakwah yang berujung kepada mediasi. D|Red-06

Satu tanggapan untuk “Korban Terkapar di RSU Haji Medan, Rektor UIN Sumut “Membisu””

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AC Mati di Gedung Railink Kualanamu, Penumpang Mengeluh Panas Selama Dua Minggu Lebih
Jalur Alternatif Pancur Batu-Sibolangit Dikeluhkan, Jalan Belum Diaspal & Rambu Masih Minim
Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan Kirim Tiga Atlet ke Festival Panjat Tebing Kemerdekaan Deli Serdang
Turnamen Leng Gembira Piala Ketua MPI Deli Serdang Meriahkan HUT RI ke-81 di Hamparan Perak
Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?
Dinas Perkimtan Deli Serdang Disorot: SiLPA Rp30,7 Miliar & Anggaran Langganan Media Dinilai Janggal
Kecelakaan Maut KA Putri Deli Tabrak Truk di Serdang Bedagai, Sopir Tewas & Kereta Anjlok
Diduga Bangunan BUMDes Mekar Sari Serobot Lahan Kelompok Tani
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:15 WIB

AC Mati di Gedung Railink Kualanamu, Penumpang Mengeluh Panas Selama Dua Minggu Lebih

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Jalur Alternatif Pancur Batu-Sibolangit Dikeluhkan, Jalan Belum Diaspal & Rambu Masih Minim

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan Kirim Tiga Atlet ke Festival Panjat Tebing Kemerdekaan Deli Serdang

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Turnamen Leng Gembira Piala Ketua MPI Deli Serdang Meriahkan HUT RI ke-81 di Hamparan Perak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Berita Terbaru

Foto: Tampak jelas ulat hidup yang ditemukan di dalam sajian telur puyuh bumbu yang disajikan melalui Program Makan Bergizi Gratis di Belongkut, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Temuan ini terekam dalam video yang viral pada Jumat (21/8/2026) dan memicu kemarahan publik serta tuntutan evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan mutu makanan MBG.

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Ulat dalam Ompreng MBG Labura, BGN Didesak Tak Berhenti pada Permintaan Maaf

Senin, 24 Agu 2026 - 18:17 WIB