KMDT Undang Tokoh Nasional Bahas Pendirian Untara

Jumat, 28 April 2023 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Dewan Pimpinan Pusat Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) mengundang sejumlah tokoh nasional dan para akademisi beserta tujuh bupati se kawasan Danau Toba untuk membahas percepatan pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya (Untara).

“KMDT akan menggelar focus group discussion atau FGD pada 10 Mei 2023 untuk membahas persiapan konkrit pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya. Sejumlah tokoh nasional akan menjadi pembicara dalam forum diskusi tersebut,” kata Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung kepada mediadelegasi.id, di Medan, Jumat (28/4).

Edison menyampaikan informasi tersebut seusai melakukan rapat secara virtual atau zoom meeting dengan para akademisi serta tokoh asal Tapanuli dan pejabat, diantaranya Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Bupati Toba Poltak Sitorus, dan Ketua Dewan Pakar KMDT Prof. Dr. Binari Manurung, M.Si.

Rapat virtual itu juga diikuti kalangan pengurus Persatuan Guru Besar Profesor Indonesia (Pergubi), masing-masing Prof Dr. Gimbal Doloksaribu, Prof Dr Poltak Maruli John Liberty Hutagaol SE Ak MAcc, M.Ec (Hons) CA dan Guru Besar Universitas Negeri Jambi Prof. Dr Sihol Situngkir, MBA.

BACA JUGA:  HAPI Medan Apresiasi Gagasan Rekrut 57 Pegawai KPK di Dittipikor Polri

Edison menjelaskan, beberapa tokoh nasional yang hampir dapat dipastikan tampil sebagai pembicara dalam FGD tersebut, diantaranya Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Menko Polhukam Prof. Dr Mahfud, MD.

Sejak diusulkan pada bulan Januari 2021, menurut mantan pengurus DPP KNPI era tahun 1990-an ini, rencana pendirian Untara pada prinsipnya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak di tingkat pusat dan daerah.

“Selain kalangan pejabat di lembaga-lembaga pemerintah, usulan pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya banyak mendapat dukungan dan sambutan positif dari kalangan DPR, MPR dan DPD RI,” ujarnya.

Pihaknya menyatakan optimistis melalui dukungan berbagai pihak rencana pendirian Untara bisa segera terealisasi.

Pada kesempatan itu, Bupati Taput Nikson Nababan mengemukakan bahwa kehadiran Untara menjadi solusi terbaik mewujudkan percepatan pembangunan di kawasan Tapanuli.

Karena itu, Bupati Taput berharap kepada Presiden Jokowi agar sesegera mungkin menerbitkan peraturan presiden (Perpres) pendirian Universitas Negeri Tapanuli Utara.

BACA JUGA:  Prof. Dr . Midian Sirait Layak Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Adapun Universitas Negeri dimaksud adalah melalui perubahan (transformasi) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung menjadi Universitas Negeri Tapanuli Raya , sebagaimana yang diusulkan oleh Bupati Taput kepada Presiden lewat surat nomor 034/101/34.4/I/2021 tertanggal 28 Januari 2021.

“Penerbitan Perpres diperlukan mengingat saat ini aset IAKN berada di bawah Kementerian Agama,” tambahnya.

Jika nantinya IAKN bertransformasi menjadi UNTARA, lanjut dia, akan berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini Ditjen Dikti, sehingga mutlak diperlukan payung hukum mengenai pengalihan aset antarlembaga.

Rencana pendirian perguruan tinggi negeri tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Toba Poltak Sitorus.

“Kita pada prinsipnya sangat mendukung pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya. Untuk mewujudkan rencana tersebut tentunya perlu terus dimatangkan seluruh tahapan dan persiapan yang dipersyaratkan, termasuk kajian dari aspek ekonomi dan politik” tuturnya. D|Red

Satu tanggapan untuk “KMDT Undang Tokoh Nasional Bahas Pendirian Untara”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah pemuda hilang di Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (9/10/2026). Ditemukan hampir 2 minggu setelah hilang, dugaan sementara gantung diri. Foto: Ist.

Kabupaten Tapanuli Selatan

Hilang Hampir 2 Minggu, Pemuda Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas di Kebun

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB