Digrebek Warga, Komplotan Penyadap Pinus Kedapatan Pakai Topi Polisi

Sabtu, 20 Februari 2021 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salahsatu Pria komplotan peyadap getah pinus diduga illegal mengenakan Topi Polisi

Salahsatu Pria komplotan peyadap getah pinus diduga illegal mengenakan Topi Polisi

Samosir-Mediadelegasi: Jika sebelumnya, persisnya Senin (15/02), mencuat warga Desa Marlumba Kecamatan Simanido Kabupaten Samosir menggerebek Komplotan Orang Penyadap pohon pinus yang diduga dibekingi oknum aparatur, hingga berujung terjadi kegaduhan.

Kini ada yang menarik, salahsatu kelompok masyarakat penyadap pohon pinus diduga illegal itu kedapatan memakai topi polisi, adalah mengaku bermarga Silalahi asal Balian Janji Tolping. Bahkan parahnya pun, pria itu menyebut-nyebut istitusi kepolisian, yakni Polsek Simanindo.

“Angkat-angkat, mau dibawa ke Polsek ini,” celutuk  pria yang mengaku bermarga Silalahi asal Balian Jaji Tolping dan mengenakan topi berlogo polisi itu, saat warga mempersoalkan getah pinus hasil penyadapan atau penderesan yang diduga illegal dan sudah dimasukkan kekarung tersebut.

Kemudian pria itu juga menegaskan akan dibawa ke Polsek “Mau dibawa ke Polsek Ambarita,” tegas pria bertopi polisi itu, terkesan akan memprosesnya ke ranah hukum, saat ditanyai wartawan.

Namu anehnya, kepada komplotannya pria yang megenakan jaket yang bermarga Silalahi itu megatakan akan dibawa ke rumah. “Bawa-bawa ini ke rumah, ” bilangnya memerintahkan, kepada para anggotanya.

BACA JUGA:  Penebangan Pinus di Samosir Viral Menuai Kritik

Tapi lucunya, pria bermarga silalahi itu gerah saat pernyataannya yang bertolak belakang mengenai getah pinus dipersoalkan. “Getah itu mau dibawa ke rumah atau ke Polsek pak?,” singgung wartawan.  “Bukan urusan mu..!,” celutuk pria itu menjawab pertanyaan kru media.

Dari amatan wartawan, komplotan pria yang menyadap getah pinus itu mengendarai 5 sepeda motor, di antaranya bernomor polisi 2805 ZB jenis Honda Mega Pro, kemudian  bernopol 3059 MP, jenis sepeda motor bebek.

Baca Juga : Ssst…? “Samosir Menangis” Penyadapan Pinus ‘Ilegal’ Dikomandoi Oknum Aparatur

Sedangkan dari penggrebekan itu, terjadi kegaduhan antara warga dan komplotan penyadap getah pinus hingga nyaris bentrok fisik. Beruntung, kedua dari anggota masyarakat itu berinisiatif meredahkan.

Dalam peristiwa itu, juga tampak beberapa senjata tajam berupa parang, dipegang oleh salahsatu komplotan penyadap getah pinus yang diduga illegal tersebut, yang salahsatunya ditancapkan ke tanah.   

BACA JUGA:  Warga Humbahas Temukan Orang Mirip Sartika Sinaga Korban Hilang

Terkait hal itu, ketika dikonfirmasi Kapolsek Simanindo Iptu T.L Tobing, soal pria yang mengenakan topi polisi tersebut. Dia membantah. “Tak ada anggota kami utus pada kejadian itu, waktu itu kami semua lagi apel di Polres Samosir,” tegas Kapolsek Simanindo, Sabtu (20/02).

Dia pun menegaskan, kalau persoalan penggrebekan komplotan penyadap getah pinus oleh warga tersebut juga belum diketahui. “Kami sampai saat ini belum mengetahui persoalan itu,” tegasnya.

Terpisah, salah seorang warga adalah J Turnip resah terhadap tindakan para komplotan penyadap pinus. “Mereka sesuka hatiya saja menyadap pohon pinus yang kami tanam, dan sebelumnya tak ada koordinasi,” bilangnya.

Dia juga mengatakan, dengan tidak adanya pemberitahuan kepada penaam poho pinus itu, kami menduga kuat kegiatan mereka itu illegal. “Pada tahun 2018 lalu, kami sudah melaporkannya ke penegak hukum dan dilakukan penahaan dan penyitaan getah pinus,” ungkapnya. D|Red.

Satu tanggapan untuk “Digrebek Warga, Komplotan Penyadap Pinus Kedapatan Pakai Topi Polisi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian
Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:46 WIB

Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:58 WIB

Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB