Aris : Akui Kesahalan, Sekolah Siap Fasilitasi Pemindahan Caesar

Senin, 4 Januari 2021 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi:Kasus Caesar Andrew Kapisan Caviezel Sinaga (8th), salah satu siswa kelas 2 SD di Northern Green School yang tidak lagi diperbolehkan masuk sekolah, seperti sudah mulai mendapat titik terang. Setelah dimediasi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), akhirnya pihak sekolah mengakui kesalahan dan berjanji siap menfasilitasi perpindahan Caesar ke sekolah lain.

Titik terang perihal status pendidikan Caesar, disepakati dalam pertemuan antara Ketua Komnas PA Aris Merdeka Sirait dengan pihak sekolah Northern Green School dan orangf tua Caesar, di sekolah Northern Green School Jl. Babura Lama no 13 Medan, Senin (04/01/2021).   

“Jadi semua surat ataupun keputusan yang pernah dibuat sekolah, hari ini saya nyatakan batal demi hukum. Intinya kami dari pihak sekolah siap membantu segala data dan dokumen yang diperlukan untuk perpindahan Caear ke sekolah lain. Bahkan pihak sekolah juga bersedia menannggung biaya pendaftaran, seragam sekolah dan uang buku di sekolah yang dituju, akan dibantu,” terang Ketua Komnas PA Aris Merdeka Sirait kepada Mediadelegasi usai pertemuan.

Aris menerangkan, tugas Komnas Perlindungan Anak, yakni fokus menyelamatkan hak asasi anak dalam kasus ini hak mendapatkan pendidikan.

BACA JUGA:  33 Prajurit Armed Diperiksa Terkait Insiden Penyerangan di Desa Selamat yang Menyebabkan Seorang Warga Tewas

“Seperti kita ketahui, sampai hari ini nasib pendidikan si Caesar masih belum jelas. Karena dia tidak lagi diperkenankan belajar di Northern Green School, sehingga terpaksa menumpang belajar ke sekolah lain. Demikian juga data di Dapodik, si Caesar masih terdata di Northern Green School. Jadi ini yang harus kita perjelas,” tegas Aris seraya menambahkan pada pertemuan tadi sudah ada titik terangnya dan pihak sekolah Northern Green School berjanji akan menfasilitasi semua kebutuhan perpindahan Caesar ke sekolah yang ingin ditujunya.

Pada pertemuan, pihak sekolah mengakui telah terjadi perkelahian antara Caesar dan teman sekelasnya dan pihak sekolah telah memberikan sanksi skorsing kepada Caesar dan anak yang menjadi lawannya.

“Jadi benar telah terjadi perkelahian antara Caesar dengan kawan sekelasnya. Bilamana pihak orang tua merasa adayang dirugikan, atasnama pihak sekolah kami mohon maaf. Termasuk segala keputusan ataupun surat-surat yang dikeluarkan sekolah, hari ini kami nyatakan batal demi hukum,” ujar Gunawan S.S selaku Kepala SD Northern Green School .

BACA JUGA:  Kasus Pelanggaran Hak Anak Meningkat, Segera Bangun Gerakan

Intinya, jelas Gunawan lebih lanjut, pihaknya akan fokus bagaimana nasib pendidikan Caesar ke depan. “Bila mau tetap sekolah disini, akan kami tampung dan bila mau pindah sekolah juga akan kami bantu semuanya, termasuk urusan ke Dinas Pendidikan. Namun kami berharap ada surat dari orang tua tentang apa saja yang dibutuhkan di sekolah baru,” tambahnya.

Sementara itu , Lucy Nancy Florida Tampulon s selaku ibunda Caesar, ketika ditanya Mediadelegasi, mengaku dirinya akan berkoordinasi dengan pihak pengacara perihal surat apa yang akan dibuat untuk keperluan pendidikan Caesar.

“Mengenai surat yang diminta sekolah untuk data dan dokumen pendidikan Caesar akan saya koordinasikan dengan pegacara bagaimana konsepnya. Karena saat ini kami juga sudah melayangkan gugatan ke pengadilan,” ucap Lucy.

Sedangkan Rio selaku pengacara orang tua Caesar ketika diminta tanggapannya, pihaknya akan menyiapkan surat yang diminta sekolah. Sedangkan terkait kasus yang sedang bergulir ke pengadilan, pihaknya akan tetap meneruskan perkara. “Sekedar Informasi, hari ini Selasa (05/01/2021), akan digelas sidang pertama,” ujar Rio. D|Mdn-Red 

Satu tanggapan untuk “Aris : Akui Kesahalan, Sekolah Siap Fasilitasi Pemindahan Caesar”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB