Samosir-Mediadelegasi: Kota Pangururan dilanda angin kencang sejak Minggu (17/5) malam, puncak angin kencang turut menggulung dua rumah, persisnya di Tanah Lapang di belakang Marpolsek Pangururan sekira pukul 07.30 WIB, Senin (18/5).
Kedua rumah itu, agak berdekatan, masing-masing dihuni Marcopolo Sitanggang, seorang jurnalis dan Op Sartika Nabaho. Kedua rumah ini atap sengnya diterbangkan angin kencang dan tiang listrik di depannya terlihat rusak dan kabel-kabelnya ikut terjatuh.
Pagi itu juga, selain pihak PLN yang menurunkan petugasnya memperbaiki kabel-kabel dan tiang listrik, terlihat mengatasi kerusakan dengan bergotong-royong, personel Koramil Pangururan dipimpin komandannya Donald Panjaitan dan turut dibantu jajaran Polsek Pangururan dipimpin Kapolsek AKP R Simarmata.
Untuk meringankan beban warga terkena musibah, kerjasama pihak kecamatan dan masyarakat turut serta, ada terlihat juga Ketua FKTM Samosir Obin Naibaho hadir di lokasi. Mereka bergotong-royong meringankan musibah alam ini dan dengan cepat sudah diperbaiki.

Saksi mata bermarga Naibaho menuturkan, peristiwa yang terjadi begitu cepat. “Kerasnya pusaran angin menghatam bangunan secara tiba-tiba. Kejadian beterbangannya seng ke arah tanah lapang tidak mengenai warga yang sedang lintas, ujar Marcopolo salah satu korban di lokasi kejadian.
Pihak Polres Samosir, diwakili Kabag Sumda Kompol E Tambunan dan Kapolsek AKP R Simaramta, Kabag Ren Kompol W Sidabutar, hari itu datang memberikan bantuan. Bantuannya, menurut Humas Polres Samosir berupa uang dan sembako kepada korban.
Pada saat menerima bantuan, Marcopolo Sitanggang menyatakan terimakasih kepada perwakilan Polres Samosir yang begitu perhatian pada masyarakat. D|Med-24







[…] BACA JUGA: Angin Kencang Gulung Dua Rumah di Pangururan […]