Loncat ke konten
Menu Mobile
Mediadelegasi.id - Cerdas Elegan Aspiratif
  • Mediadelegasi.id - Cerdas Elegan Aspiratif
  • Beranda
  • Sumut
    • Kabupaten Asahan
    • Kabupaten Batubara
    • Kabupaten Dairi
    • Kabupaten Deli Serdang
    • Kabupaten Humbang Hasundutan
    • Kabupaten Karo
    • Kabupaten Labuhan Batu
    • Kabupaten Labuhan Batu Selatan
    • Kabupaten Langkat
    • Kabupaten Mandailing Natal
    • Kabupaten Nias
    • Kabupaten Nias Selatan
    • Kabupaten Padang Lawas
    • Kabupaten Padang Lawas Utara
    • Kabupaten Pakpak Bharat
    • Kabupaten Samosir
    • Kabupaten Serdang Bedagai
    • Kabupaten Simalungun
    • Kabupaten Tapanuli Selatan
    • Kabupaten Tapanuli Tengah
    • Kabupaten Tapanuli Utara
    • Kabupaten Toba
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Budaya
  • Toba Satu
  • D-Torial
  • OPINI
  • HIBURAN
  • Delegasi TV
  • Delegasi Ilmiah
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pertanian
HEADLINE HARI INI
Siswa Gresik Diduga Kena Peluru Nyasar dari Latihan Marinir Karyawan Ayam Geprek Dimutilasi di Bekasi KPK Periksa Caperdes Pati dalam Kasus Pemerasan Sudewo Israel Mendesak AS Lanjutkan Perang Melawan Iran Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Beranda Cerita Bersambung Tak Kenal Facebook, Apalagi TikTok

Tak Kenal Facebook, Apalagi TikTok

Gambar Gravatar
admin
Sabtu, 19 September 2020Jumat, 25 September 2020
Utang Mantan Kepala Desa
Ilustrasi|mediadelegasi

BEGITU tamat SMA, sekolah ke kota menjadi kebanggaan anak desa tak terkecuali Nisa. Meski angan ini tergantung kemampuan uang orangtua. Apalagi bagi seorang anak perempuan, kebanyakan orangtua sulit melepasnya, termakan dengan cerita, hiruk-pikuk kota yang cukup mengabaikan cara-cara yang mentradisi di desa.

Nisa juga tidak percaya kalau orangtuanya memberikan izin sekolah ke kota. Bukan hanya karena level ekonomi keluarga yang amat rendah, tapi sang bunga desa yang hidup dalam pingitan keluarga, membuat niatan Nisa sekolah ke kota bagai angan belaka.

Sekolah di madrasah aliyah swasta sudah termasuk hal yang luar biasa bagi dia. Maklum saja, sulung dari lima bersaudara bukan dari keluarga berada. Ayahnya bekerja di sawah meminjam lahan tetangga, harus berbagi hasil panen dengan toke pupuk dan pemilik petak sawah. Sedangkan ibunya jualan pecal keliling desa dengan bersepeda.

Bacaan Lainnya
  • Menempati Kamar Faviliun
  • Utang Mantan Kepala Desa Jadi Modal Kuliah

Ponsel android dia tak punya, terkadang menjadi ejekan teman-temannya. Dia tidak mengerti facebook, WApp, instagram apalagi tiktok. Kesehariannya pergi ke sekolah, pulang dan membantu meracik pecal untuk jualan emaknya.

Halaman: 1 2
Nisa bunga desaNisa Istri keduaNisa pegacaraTak Kenal FacebookTak Kenal Tik-tok
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Mantan TKI Iboy Penjual Kelapa Bakar Dicampur Rempah
Pos berikutnya Pembina Umumkan Perubahan BBM Jadi BBA Berkah

Pos terkait

  • Bongkar Pagar Tambak di Deliserdang Dipolisikan, Kadis LHK Sumut Bakal Lapor ke Gubsu

  • Wartawan Tergerus Jaman

  • Fix! Makan Bergizi Gratis akan mulai bulan januari tahun depan

  • Nisa, Jadi Istri Pengacara Beranak Dua

    Nisa, Jadi Istri Dosen Beranak Dua

  • Nisa Menempati Kamar Faviliun

    Menempati Kamar Faviliun

  • Wajah Natural Busana Seadanya

    Wajah Natural Busana Seadanya

Berita Medan

  • Anomali Adjudikasi Amsal Sitepu
    Kota MedanRabu, 1 April 2026
    Anomali Adjudikasi Amsal Sitepu, Vonis B…
  • Transformasi Pendidikan
    Kota MedanSenin, 30 Maret 2026
    Transformasi Pendidikan Warnai Upacara S…
  • Tabrakan Maut Motor Terbakar
    Kota MedanSabtu, 28 Maret 2026
    Tabrakan Maut Motor Terbakar Hebohkan Ja…
Mediadelegasi.id - Cerdas Elegan Aspiratif
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Iklan Media Delegasi
  • Indeks Berita

Jaringan Social

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube
  • Tiktok
Copyright © 2025 mediadelegasi.id