Sesama Pedagang Main Bacok, Pelaku Belum Ditangkap

oleh -935 views
Sesama Pedagang Main Bacok, Pelaku Belum Ditangkap
Lambok Manogar Galingging harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Advent. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Diduga iri hati karena dagangannya kurang laris, salah seorang pedagang bersebelahan lapak nekat main bacok membuat Lambok Manogar Galingging mengalami luka serius.

Akibat persitiwa yang dialami pria 43 tahun, warga Jl Perkutut, Gg Cempaka Medan ini, dia harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Advent, karena luka di bagian kepala dengan 24 jahitan dan lengan kiri.

Informasi dihimpun Mediadelegasi, hingga Rabu (21/9), terduga pelaku brinisial BS dan kawan-kawannya masih belum ditangkap polisi.

Cerita korban, peristiwa itu terjadi, Minggu (18/9), sekira Pukul 03.45 WIB di Pasar Sei Sikambing C II Medan. “Mungkin pelaku sebagai tetangga lapak jualan saya, iri atau cemburu melihat jualan saya lebih laris dari jualannya. Selama ini memang saya tak pernah mau meladeni dia, apalagi lapak dia itu pun aku yang carikan,” beber Lambok Manogar Galingging.

BACA JUGA:  Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMA Laksanakan KKL di Media Online

Lambok mengkronologiskan, pagi itu dia masih sempat melihat BS datang membawa parang. “Seketika BS main bacok. Kepalaku dibacok dari belakang. Tak lama kemudian datang adiknya, memiting aku, sehingga pelaku dengan leluasa membacok,” ujarnya seraya mengungkapkan, setelah itu BS dkk melarikan diri dan diapun dilarikan ke RS Advent.

Trajelli Pasaribu, keluarga Lambok Manogar Galingging telah membuat laporan di Polsek Medan Helvetia dengan

Nomor STTLP/532/IX/2022/SU/Polsek Medan Helvetia/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara bertanggal 18 September 2022. “Kami berharap polisi segera menangkap pelaku dan diproses secara hukum,” harapnya.

Kapolsek Medan Helvetia melalui Aipda Gomgom Simanjuntak yang menangani perkara tersebut ketika dikonfirmasi Mediadelegasi, Rabu (21/9), menyebutkan masih tahap proses penyelidikan. “Perkara dugaan penganiayaan itu masih tahap proses penyelidikan,” tulisnya di layar WhatsApp. D|Med-55

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.