Medan-Mediadelegasi: Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) St Edison Manurung menyebutkan, pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-IV organisasi yang dipimpinnya tetap sesuai rencana, Sabtu (30/9), di Hotel Sultan, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Didampingi Pengurus KMDT Mandalasah Turnip, Sepri Situmeang, Roy Manurung dan Penasihat KMDT Jasman Panjaitan, Khahar dan Ikhwan Situmeang, Edison Manurung mengimbau seluruh peserta dan undangan Rakernas ke-IV KMDT tak perlu bingung apalagi bimbang dengan kabar eksekusi Hotel Sultan oleh Pemerintah.
“Persiapan HUT dan Rakernas ke-IV di Hotel Sultan telah rampung malam ini seratus persen. Besok itu sesuai jadwal tinggal pelaksanaan,” kata Edison kepada Mediadelegasi, Jumat (29/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagaimana diketahui, beredar kabar, eksekusi pengambilalihan hak guna bangunan atas Hotel Sultan dari dekapan PT Indobuildco milik Pontjo Sutowo berlangsung siang, Jumat (29/9).
BACA JUGA: Tokoh Nasional Asal Sumut Diundang Hadiri Rakernas KMDT 2023
Informasi tersebut sebagaimana disampaikan oleh Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) yang sebelumnya mengungkapkan bahwa tenggat waktu yang diberikan pemerintah untuk meninggalkan Blok 15 Kawasan GBK atau Hotel Sultan ditetapkan pada 29 September 2023.
Tim Penasihat Hukum PPKGBK Saor Siagian mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan rangkaian imbauan hingga somasi kepada PT Indobuildco sebelum rencana eksekusi pengosongan akan dilakukan.
Adapun, rencana pengosongan lahan Hotel Sultan tersebut sejalan dengan habisnya masa berlaku Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki oleh PT Indobuildco sebagaimana tertuang dalam surat HGB No.26/Gelora dan No.27/Gelora yang telah berakhir pada Maret dan April pada 2023 lalu.
Seiring dengan rencana pelaksanaan pengosongan Hotel Sultan pada hari ini, Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi Afif Kusumo memastikan bahwa pihaknya tidak akan melakukan eksekusi tersebut dengan bentuk kekerasan apapun. D|Red












