Proses Rekrutmen Cados UIN Sumut Bakal Menuai Petaka Besar

Jumat, 19 November 2021 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus UIN Sumut di Medan Estate. Foto: D|Ist

Kampus UIN Sumut di Medan Estate. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Kasus jual beli jabatan melibatkan orang dekat bos Pesantren Kota itu masih mengendap di Kejati Sumut, kini kejanggalan rekrutmen Calon Dosen (Cados) tetap Non PNS UIN Sumut malah mulai menguap.

Sorotan berbagai kalangan dan elemen alumni UIN Sumut pun mengalir kencang terhadap proses rekrutmen calon dosen (Cados) Non PNS Badan Layanan Umum (BLU). Bahkan mereka  meminta Menteri Agama membatalkan hasil rekrut Cados UIN Sumut karena dinilai bertentangan dengan Keputusan Dirjend Pendidikan Islam Nomor 844 Tahun 2016, tentang pedoman tata cara pengangkatan Dosen Tetap bukan PNS Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

“Rekrutmen Cados itu harus bersifat transparan dan akuntabel, sehingga proses rekrutmen harus mengikuti kaidah transparansi dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Ropiki Parapat, Koordinator Solidaritas Alumni Pemerhati UIN Sumut, kepada wartawan, Jumat (19/11), di Medan.

BACA JUGA:  Gelar Melayu Serumpun ke-8: Ajang Pameran Kebudayaan

BACA JUGA: Boru Harahap Mendadak Populer

Menurut Ropiki, ada sekenario murahan yang diduga dimainkan orang dekat sang bos UIN Sumut, mengatur langkah dengan melibatkan pihak perguruan tinggi tetangga UIN Sumut sebagai tim seleksi. Bahkan, katanya, sambutan mengawali pelaksanaan seleksi secara virtual zoom itu bukan Rektor UIN Sumut, tapi Rektor tetangga sebelah.

Kemudian, pengumuman yang dijanjikan sempat tertunda dengan alasan teknis, sementara saat bersamaan ada oknum yang membuat group WhatsApp dan menggabungkan nomor ponsel para pemenang seleksi, beberapa jam kemudian lalu tayang pengumuman resmi di website yang sempat tertunda.

Ropiki juga mengungkapkan banyak kejanggalan antara data Peserta Tes Kompetensi Dasar (TKD) sebanyak 1.614 dengan data pengumuman Lulus TKD/Psikotes berjumlah 135 dari formasi tersedia 65 Cados.

BACA JUGA:  Video Podcast Perdana Hadirkan Artis Tengku Marina & Dua Pengusaha

“Judulnya rekrutmen berbasis digital, giliran pembuatan pengumuman sangat manual. Mulai dari penulisan nama yang asal-asalan pada pengumuman lulus, hingga ada nama yang tidak tercatat sebagai peserta TKD, mendadak dinyatakan lulus,” beber Ropiki seraya mengungkapkan ada satu nama peserta Cados didaulat kerabat bos sebagai penentu kelulusan.

BACA JUGA: Sarat Kejanggalan, KAHMI Deliserdang Desak Menag Batalkan

3 tanggapan untuk “Proses Rekrutmen Cados UIN Sumut Bakal Menuai Petaka Besar”

  1. Proses prekutan Dosen yang abal abal sehingga melahirkan Dosen yang abal abal.. Kita berharap panitia betanggung jawab dan meminta maap kepada seluruh peserta ujian yang membuat kegaduhan dan ketiak nyamanan bagi masyarakat ini khususnya bagi peserta ujian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB