PPRTBI Doakan Generasi Turnip se-Indonesia Lulus UTBK SBMPTN

oleh -404 views
PPRTBI Doakan Generasi Turnip se Indonesia Lulus UTBK SBMPTN
Screen slide doa bersama PPRTBI untuk kelulusan UTBK SBMPTN. Foto:D|Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Keluarga besar tergabung dalam Dewan Pengurus Pusat (DPP) Punguan Pomparan Raja Turnip Boru-Bere  Indonesia (PPRTBI) menggelar kebaktian dan doa bersama, Sabtu (4/7) malam secara virtual.

Kegiatan turut dimeriahkan musisi Top Turnip Tiga Bintang  dihadiri lebih 100 partisipan dari berbagai keluarga di bawah DPP, DPW, DPC dan DPS seluruh Indonesia itu mendoakan putra-puteri punguan Kelas XII SMA/SMK sederajat agar lulus dalam mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) favorit masing-masing.

“Saat ini kita melaksanakan doa kepada Tuhan, tentu segala upaya tenaga waktu, selama mempersiapkan diri menghadapi seleksi ini sudah maksimal dipersiapkan. Apalagi selama ini ada bimbingan online oleh bidang Pendidikan DPP PPRTBI. Putra-putri kami mencintai pengetahuan, mencintai pendidikan,” kata Pdt Kol (Purn) Lintong Turnip mengawali kebaktian dan doa.

Jaman milenial, sangat terbuka kesempatan belajar bagi putra-puteri kami, dalam negeri maupun luar negeri. “Kejar dan raihkan kesempatan di jaman yang maju ini, supaya jangan ada yang tertinggal, terbelakang,” katanya seraya mengutip Firman Tuhan.

Lebih lanjut Pdt Lintong menegaskan bahwa “orang yang tidak mencintai ilmu pengetahuan adalah dungu”. Dalam memimpin kotbah, Pdt Lintong didampingi oleh Pdt Jecson Turnip dari Pekan Baru.

Sekjen DPP PPRTBI Arjon Turnip PhD mengatakan, secara bersama-sama berdoa, akan memiliki kekuatan tersendiri untuk dikabulkannya doa. “Mewakili putra-putri seluruh Indonesia yang mengikuti bimbingan online yang dilaksanakan Bidang Pendidikan DPP PPRTBI, juga ikut hadir dalam acara doa tersebut,” kata Arjon.

Menurut Arjon, proses pembimbingan anak harus bekerjasama dengan orangtua, itu jauh lebih efisien dan efektif. Untuk itulah kita para orangtua harus bisa lebih kompak dalam membimbing putra-putri dalam meningkatkan SDM Pomparan Turnip.

Menurut Arjon, DPP memasilitasi saudara-saudara Turnip dimana pun berada. “Kita tetap mencoba memasilitasi anak-anak kita yang minim kuota data ponsel. Bukan berarti DPP banyak uang, namun atas kebersamaan. Mohon bagi yang hadir malam ini berkenan menjadi delegasi untuk membesarkan Turnip,” harap Arjon.

Pada bagian lain, Lia Turnip salah seorang partisipan bimbingan online, mengakui banyak ilmu yang mereka dapatkan dari para mentor, dari para orangtua yang cukup mendukung pembelajaran mereka. “Semoga Tuhan menjawab usaha dan doa kita kiranya lolos pada pengumuman Agustus mendatang,” katanya.

Kesan pesan dari partisipan kepada mentor bimbingan online. “Kakak mentor bukan hanya menyediakan soal, tapi menyediakan waktu untuk mengajari mereka. Banyak hal ditemukan tentang UTBK,” katanya.

Trides Turnip dari Pekanbaru mengakui sangat terbantu mengikuti bimbingan online yang diselenggarakan Bidang Pendidikan DPP PPRTBI. “Kelulusan kami di perguruan tinggi pilihan masing-masing merupakan penghargaan yang dapat kami suguhkan buat para mentor dan orangtua kami di DPP,” ujarnya.

Peri Turnip sebagai koordinator bimbingan online menyampaikan data statistik hasil pembelajaran para anak selama mengikuti bimbingan online.

Terlihat semangat anak-anak yang begitu tinggi sampai mampu mengerjakan lebih dari 400 soal perhari. Secara keseluruhan ada yang mampu mengerjakan lebih 8.000 soal selama kurang dari satu setengah bulan dengan rata-rata 6.000 soal untuk seluruh peserta. “Atas semangat kelas 12, saya menamai mereka dengan sebutan pasukan SPARTA,” ujar Peri.

Jon Felix Turnip sebagai ketua tim bimbingan online secara khusus memohon kepada para orangtua supaya mendorong anak-anaknya untuk mendaftar. Terlebih kepada para mahasiswa supaya bersedia membantu tim mentor untuk membimbing adik-adik Kelas VIII-XII.

“Saat ini tim mahasiswa yang solid hanya kurang dari 10 orang. “Jika bimbingan dibuka untuk Kelas VIII-XII, maka kami sangat membutuhkan dukungan dari mahasiswa pomparan turnip lainnya,” tutup Jon Felix. D|Red-02