Polri Watch Mengaku Prihatin, tak Viral Penanganan Membal

Senin, 8 Mei 2023 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Polri Watch Drs MA Siddik Surbakti. Foto: dok-sidiksurbakti

Sekretaris Polri Watch Drs MA Siddik Surbakti. Foto: dok-sidiksurbakti

Medan-Mediadelegasi:  Sekretaris Polri Watch Drs MA Siddik Surbakti mengaku prihatin, penanganan kasus di kepolisian terkesan membal jika tak viral. “Saat ini terkesan sejumlah kasus yang tidak viral di media sosial penanganannya pun membal alias jalan di tempat,” kata Sidik Surbakti dalam keterangannya kepada Mediadelegasi, Senin (8/5), di Medan.

Dia mengesankan, sejumlah kasus yang diungkap atau ditindaklanjuti oleh penyidik Polri itu harus viral terlebih dahulu di media sosial sehingga baru bisa diungkap dan pelakunya langsung ditangkap.

Siddik menegaskan pernyataannya itu terkait fenomena yang terjadi di jajaran penyidik Polri yakni berita-berita yang viral di media sosial langsung menjadi perhatian serius dari penyidik Polri. “Kasus yang baru beberapa bulan dilaporkan itu langsung diungkap dan pelakunya langsung ditangkap,” kata Sidik.

Sebagai LSM pemantau kinerja Polri, tambah Siddik, maka wajar saja jika Polri Watch, mempertanyakan fenomena yang sedang trend, setiap kasus yang viral di medsos langsung diungkap bahkan sampai Kapolri pun turuntangan untuk memantau perkembangan kasus tersebut.

BACA JUGA:  PD IKA BKPRMI Kota Medan Sukses Gelar RAKERDA dengan Tema “Sinergitas Majukan Medan dengan Makmurkan Masjid”

Sidik mencontohkan, kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh tersangka AH yang merupakan anak kandung dari AKBP Achirudin Hasibuan terhadap korbannya Ken Admiral. “Kasus penganiayaan tersebut dilaporkan pada Desember 2023 lalu. Setelah diviralkan, penyidik Polri langsung bergerak cepat menangkap pelaku penganiayaan tersebut. Bahkan, lewat sidang kode etik, AKBP Achirudin Hasibuan langsung dikenakan PDTH,” ujar Siddik Surbakti.

Sebaliknya, tambah Siddik Surbakti, kasus penganiayaan di Jl Jamin Ginting Pasar II Padangbulan Medan yang terjadi pada 16 Maret 2023 lalu yang mengakibatkan tewasnya Jamal Surbakti, 44, hingga kini penyidik Polsek Medan Baru belum berhasil mengungkapnya.

“Pihak keluarga korban sudah membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Baru. Rekaman kamera CCTV pun sudah diperlihatkan namun sampai sekarang para pelaku masih berkeliaran dan belum ada yang ditangkap,” ujar Sidik Surbakti.

BACA JUGA:  Bobby Ingin Camat Punya Target Kerja yang Jelas

Sidik menyarankan, fenomena seperti ini harus segera ditinggalkan. “Masih banyak para pemohon keadilan yang berharap penyidik Polri harus bersikap transparan dan profesional dalam mengungkap kasus-kasus,” katanya.

Dia mencontohkan kasus lain,  pencabulan terhadap siswi SMP di Kecamatan Medan Tembung yang telah dilaporkan pada 4 Nopember 2022 lalu di Polrestabes Medan hingga kini belum juga terlihat tindaklanjutnya. “Bahkan, terduga pelaku pencabulan tersebut masih berkeliaran alias belum ditangkap,” katanya.

Dijelaskan Siddik Surbakti, karena terduga pelaku pencabulan belum ditangkap membuat korban ketakutan dan trauma bila melihat atau bertemu dengan terduga pelaku yang masih bertetangga dengan korban.

“Kasus pencabulan  terhadap anak di bawah umur ini sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan sesuai dengan No: STTLP/3406/XI/2022/SPKT Polrestabes Medan tertanggal 4 Nopember 2022,” terang Sidik Surbakti. D|Red-06

Satu tanggapan untuk “Polri Watch Mengaku Prihatin, tak Viral Penanganan Membal”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Berita Terbaru