Pelayanan Disdukcapil Medan Belum Berpihak kepada Kaum Marjinal

Pelayanan Disdukcapil Medan Belum Berpihak kepada Kaum Marjinal
Leginah. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Uba Pasaribu dari Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera (YPPS) mengaku sangat menyesalkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Disdukcapil Medan. “Saya mengesankan pelayanan belum berpihak kepada kaum marjinal,” ketus Uba Pasaribu, Kamis (19/5), di Medan.

Aktivis kemanusiaan ini pun menceritakan pengalamannya mendampingi Leginah, warga Jl Cempaka, Kelurahan Tanjung Gusta, Medan mengurus adminduk pada Disdukcapil Kota Medan.

“Leginah sedang sakit, memaksakan dirinya mendatangi instansi yang mengupdate data kependudukan itu, guna mendapatkan KK dan KTP,” kata Uba.

Bacaan Lainnya

Uba Pasaribu mengedukasi agar Leginah mempersiapkan segala berkas termasuk surat Keterangan domisili dari Kelurahan tempat tinggalnya, KTP SIAK dan persyaratan yang biasa dibutuhkan.

Namun, kata Uba, petugas di Lantai II Disdukcapil memintanya melengkapi berkasnya Buku Nikah ataupun kalau sudah cerai lampirkan dan sekaligus Biometrik dulu baru bisa buat KK dan KTP.

Leginahpun melakukan Biometrik mata namun jaringan lagi gangguan, Kemudian Leginah naik lagi ke Lantai II bahwa jaringan lagi ada gangguan.

Oleh staf Dukcapil mengarahkan agar besok datang lagi. Leginah pun penuh harap, pasrah menunggu. KK KTP mendesak dia gunakan untuk keperluan layanan perobatan.

Ternyata, kata Uba, keberpihakan sedikit dirasakan Leginah. Didampingi Uba Pasaribu dan adanya KTP SIAK minta tolong agar ASN di kantor dimaksud mengaktifkan KK dan petugas itu pun melakukan rekam E-KTP.

Leginah pun mengaku senang, kata Uba, saat mengetahui KTP dan KK yang diurusnya baru dapat diambil, Jumat (20/5). D|Red