Heboh! Penutupan Drive Thrue Swab Antigen di Lapangan Merdeka

- Penulis

Rabu, 26 Mei 2021 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana layanan Test Antigen di Lapangan  Merdeka Medan.

Suasana layanan Test Antigen di Lapangan Merdeka Medan.

Medan-Mediadelegasi: Penutupan operasional Drive Thrue test Antigen di Lapangan Merdeka Medan berujung heboh. Pihak kepolisian menyebut ada dugaan pelanggaran Protokoler Kesehatan.

Sedangkan masyarakat mengaku operasional deteksi dini virus Covid-19 dikelola PT Sumatera Siberia itu sangat membantu dan secara tidak langsung mengurai antri dan penumpukan di rumah sakit.

Informasi beredar, polisi telah menyita sejumlah alat bukti dan memeriksa penanggungjawab lokasi Drive Thrue antigen perawat dan seorang dokter untuk dimintai keterangan dan usai proses pemeriksaan, ketiganya juga sudah pulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun operasional Drive Thrue test Antigen di Jl Pulau Pinang Medan yang sebelumnya dilaunching Gubsu Edy Rahmayadi itu, tetap saja masih ditutup.

Tindakan represif Polrestabes Medan menghentikan operasional lokasi test swab antigen itu mengundang reaksi sejumlah kalangan. Termasuk Julheri Sinaga SH, kuasa hukum PT PT Sumatera Siberia, kemarin di Medan.

“Operasional perusahaan di Lapangan Merdeka Medan itu salah satu usaha menyukseskan program Presiden Jokowi dalam memutus matarantai penyebaran Covid-19,” kata Julheri Sinaga menyesalkan penutupan aktivitas perlindungan masyarakat itu.

BACA JUGA:  Medan Tambah Kamera Tilang Elektronik

Dikatakan, PT Sumatera Siberia justeru membantu pemerintah menekan angka penyebaran Covid-19.

“Harusnya Polrestabes Medan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat menjadi garda terdepan dalam melindungi kesehatan masyarakat. Bukan malah berlaku represif menutup lokasi itu,” terang pengacara ini.

Dikatakan, semua dokumennya ada. Ada surat izin dari Dinas Perhubungan Kota Medan. Ada juga surat pemberitahuan ke Kapolrestabes, surat pemberitahuan ke Kasatlantas, surat pemberitahuan ke Kasat Intel, surat pemberitahuan ke Bag Ops.

Karenanya, Julheri mengajak bekerjasama yang baik untuk menyukseskan program Presiden Jokowi untuk harapan besar penuntasan penyebaran Covid-19.

Jangan Dibuka

Didampingi Budi Hariadi, Humas PT Sumatera Siberia, dia mengakui terjadinya lonjakan pengunjung di lokasi Tes Swab Antigen di Jalan Pulau Pinang Lapangan Merdeka.

Akan tetapi tidak sampai menyebabkan kemacatan arus lalu lintas.

Diterangkan Budi, lonjakan pengunjung tersebut terjadi sejak lebaran Idul Fitri. Sebab pemerintah mewajibkan masyarakat yang berpergian antar kabupaten/kota dalam kondisi sehat dan terbebas dari Covid-19, dan hal itu harus dibuktikan dengan surat test swab antigen.

Masyarakat pun lebih memilih tempat ini karena menilai sistem drive thrue yang kita terapkan sangat aman dari terpapar virus Covid-19.

BACA JUGA:  Dilepas Pj Sekda Medan, 112 Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan Ikuti 2nd Islamic Private School International Scout Camp Pattani-Thailand

Terkait pengelolaan limbah, kata Budi, semua dilakukan oleh pihak ketiga yakni Fast Lap yang sudah cukup terkenal mumpuni di dunia kesehatan.

Sebagaimana diketahui, Polrestabes Medan (Satlantas Polrestabes Medan dan Unit Reserse Kriminal Polrestabes) datang ke lokasi tes swab antigen di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka, Selasa (25/3) sekira pukul 16.00 WIB.

Petugas awalnya menanyakan lokasi, dan pihak pelaksana menunjukkan seluruh izin-izin yang dimiliki. Lantas polisi menanyakan perihal pengelolaan limbah medis, dan pihak pengelola menyatakan dikelola pihak ketiga dalam hal itu Klinik Fast Lab.

Lantas, petugas menanyakan izin kelurahan dan izin kepala lingkungan.

Petugas akhirnya memboyong penanggung jawab tempat, perawat dan seorang dokter untuk dimintai keterangan. Setelah melewati proses pemeriksaan, ketiganya diperbolehkan pulang.

Kanit Tipidsus Satreskrim Polrestabes Medan AKP Arya Nusa Hindrawan membenarkan ada beberapa peralatan yang diangkat dan legalitas dari pihak penyelenggara masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Kalau dugaan sementara pelanggaran protokol kesehatan. Untuk penyelenggara kami imbau agar tidak dibuka dulu,” katanya. red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal
Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar
Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional
Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:10 WIB

DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:05 WIB

Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut

Rabu, 29 April 2026 - 15:11 WIB

LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terbaru