Gempa di Taput, Satu Orang Meninggal Dunia

oleh -411 views
Gempa di Taput, Satu Orang Meninggal Dunia
Petugas medis memberikan bantuan pengobatan kepada seorang warga yang mengalami luka akibat terkena reruntuhan material dan bangunan yang ambruk oleh guncangan gempa bumi M 6.0 di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Sabtu (1/10). Foto: BNPB

Medan-Mediadelegasi: Satu orang dinyatakan meninggal dunia saat terjadi gempa 6.0 magnitudo di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (1/10) dinihari.

Keterangan yang dirangkum mediadelegasi Medan dari situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau bnpb.go.id., menyebutkan, informasi sementara mengenai adanya seorang korban meninggal dunia di wilayah terdampak gempa bumi itu diperoleh dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut.

“Indentitasnya kami belum terima. Itu laporan sementara dari BPBD Sumatera Utara. Termasuk sama penyebabnya, apakah dia (korban meninggal) kena reruntuhan atau bukan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Selain meninggal, lanjut dia, juga terdapat korban yang mengalami luka-luka.

BACA JUGA:  Korupsi Pengadaan Buku, Mantan Kadisdik Tebing Tinggi Dihukum 5 Tahun Penjara

“Jumlahnya juga kami belum tahu. Apabila sudah ada informasi tambahan segara akan kami rilis,” ujar Abdul.

Sementra itu, Plt Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG), Daryono, di akun media sosial Twitternya, menyebutkan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sumatera segmen Renun.

Gempa bumi terjadi pada pukul 02.28.41 WIB, Sabtu, 1 Oktober 2022, dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,11° LU ; 98,83° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Tapanuli Utara, pada kedalaman 10 km.

Gempa terdeteksi terjadi empat kali di waktu yang berdekatan.

Gempa bumi tersebut berdampak dan dirasakan di daerah Tarutung dengan skala intensitas VI MMI atau getaran dirasakan oleh semua penduduk, daerah Sipahutar dengan skala intensitas V MMI, daerah Singkil dengan skala intensitas IV MMI serta daerah Tapaktuan dan Gunung Sitoli dengan skala intensitas III MMI

BACA JUGA:  Provinsi Tapanuli, Semoga Terwujud di Masa Dua Generasi

Pihaknya menyarankan kepada masyarakat yang berada di lokasi terdampak gempa agar berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

Hingga pukul 04.05 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 24 kali aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M5,1 dan magnitudo terkecil M2,5. D|Red-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.