Front Anti Komunis, Pengawal Pancasila Sumut Berencana Demo Usai Salat Jumat

oleh -584 views
Pengawal Pancasila Sumut Berencana Demo Usai Salat Jumat
Undangan demo Pengawal Pancasila Sumut usai salat Jumat. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Besok siang seusai salat Jumat (3/7), ribuan umat Islam tergabung mengatasnamakan Front Anti Komunis dan Pengawal Pancasila Sumatera Utara, akan melakukan aksi.

“Ya, rencananya besok bada salat Jumat, ribuan umat Islam akan melakukan aksi damai, menuntut Pemerintah dan DPR RI membatalkan pembahasan RUU HIP yang kami nilai hanya mengebiri Pancasila,” kata salah seorang anggota Presidium Front Anti Komunis dan Pengawal Pancasila Sumatera Utara, Ustadz Rafdinal kepada Mediadelegasi, Kamis (2/7).

Menurutnya, aksi ini akan dihadiri 50 elemen Ormas Islam dan Nasionalis, bergerak dari halaman Masjid Raya Medan seusai salat Jumat, menuju gedung DPRD Sumatera Utara, meminta kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sumut, menolak pembahasan RUU HIP dan mendesak kepada pimpinan DPRD Sumut.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Ikuti Rakor Peniadaan Mudik Idul Fitri di Wilayah Sumut

“Atas nama masyarakat Sumatera Utara menolak dan membatalkan pembahasan RUU tersebut, karena berpotensi memicu situasi politik yang tidak kondusif, dan para pendiri Bangsa sudah sepakat, bahwa Pancasila sebagai ideologi negara sudah final,” tambahnya.

RUU HIP di awal pembahasannya memang sudah banyak memunculkan protes, karena dikhawatirkan akan memunculkan gerakan laten Komunis, dan sudah di tuangkan dalam TAP MPRS No XXV/1966, yang melarang ajaran dan paham Komunis berkembang di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam aksi nantinya, massa aksi tetap melaksanakan standard protokol kesehatan, sebagai antisipasi penularan wabah covid. Dan direncanakan sebagai Koordinator Aksi besok di bawah koordinasi Ustadz Indra Suheri sebagai Ketua Presidium Front Anti Komunis dan Pengawal Pancasila Sumatera Utara. D|Med-67

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.