Fogging Liar Berbayar di Tengah Kegundahan Covid-19 di Desa Kolam

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2020 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi asap-asap pekarangan di Komplek Griya Nabila 2, Desa Kolam, Minggu (29/03). Foto: D|Red-02

Kolam-Mediadelegasi: Di tengah kegundahan masyarakat saat ini masih ada pihak yang menyelam sambil minum air. Bagaimana tidak warga Komplek Griya Nabila 2, Jl Masjid, Dusun VIII, Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang yang sedang ternanti-nanti dengan giliran penyemprotan disinfektan dari Pemkab Deliserdang justru didatangi ‘pasukan’ fogging asap-asap parit.

Mereka berjumlah beberapa orang, di antaranya dua perempuan berjalan menyisir rumah-rumah warga yang mau diasap-asapi menyusul mesin fogging mengaung-ngaung membuat warga berkeluaran dari dalam rumah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah seorang dari mereka tak segan-segan meminta Rp10.000,- setiap rumah untuk parit di depan rumah diasap-asapi,” ungkap salah seorang warga kepada Mediadelegasi, Minggu (29/03), ketika berlangsungnya aksi pengasapan itu.

BACA JUGA:  Ruben Tarigan Bantu Dapatkan Akte Perkawinan bagi Tiga Ribu Pasutri

Warga itu mengakui, tidak ada paksaan untuk disemburkan asap fogging. “Yang tidak mau bayar, ya… depan rumahnya tak mendapat bagian semburan asap,” kata warga itu.

Satu Rumah Rp10.000,- kalau tak mau, tak apa-apa.

Pada bagian lain, Kepala Desa Kolam, Jufri Purwanto melalui Plt Sekdes Ria Parmawati ketika ditanyai tentang aksi asap-asap pekarangan di tengah gundah-gulana Covid-19 saat ini mengatakan aksi asap-asap mengusir nyamuk di Komplek Griya Nabila 2 itu tidak diketahui pihak Pemerintahan Desa Kolam. “Itu boleh ditolak ataupun diusir, karena sudah membuat resah di tengah kondisi sekarang ini tidak ada penyemprotan nyamuk,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah lagi fokus pada upaya meminimalisir pandemi Covid-19. Seandainya pun ada fogging dari pemerintah, itu tidak pernah ada kutipan uang sepeserpun.

BACA JUGA:  Indah Dipandang Jangan Diminum

Plt Sekdes Kolam Ria Parmawati mengimbau masyarakat Desa Kolam untuk aktif dan peduli pada lingkungan, agar tidak sembarangan menerima para pihak yang memanfaatkan kondisi mencemaskan saat ini. D|Des-20

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reuni Akbar YAHDI 2026 Siap Digelar
Harmoni Syawal Makoda VI Jaguar Medan Pererat Sinergi
Penganiayaan Anak Saat Lebaran Picu Sorotan Pelayanan Polisi
Sikapi Tragedi Bayi Meninggal, Sekdiskes Sumut Sambangi Podcast Media Delegasi
Dinkes Sumut Temukan Petugas Belum Pahami UHC, RS Citra Medika Tegaskan Layanan Sudah Sesuai SOP
Kasus Bayi Meninggal, RS Citra Medika Tembung Pastikan Setiap Pasien Berobat Dilayani Sesuai SOP
Operasi Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Di Deli Serdang
Dinkes Sumut Klarifikasi Dugaan Permintaan Uang Panjar di RSU Citra Medika Tembung

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:15 WIB

Reuni Akbar YAHDI 2026 Siap Digelar

Senin, 30 Maret 2026 - 19:45 WIB

Harmoni Syawal Makoda VI Jaguar Medan Pererat Sinergi

Senin, 23 Maret 2026 - 11:04 WIB

Penganiayaan Anak Saat Lebaran Picu Sorotan Pelayanan Polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:28 WIB

Sikapi Tragedi Bayi Meninggal, Sekdiskes Sumut Sambangi Podcast Media Delegasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:23 WIB

Dinkes Sumut Temukan Petugas Belum Pahami UHC, RS Citra Medika Tegaskan Layanan Sudah Sesuai SOP

Berita Terbaru