DPRD Medan Minta Prokes Diperketat

oleh -148 views
DPRD Medan Minta Prokes Diperketat
Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala meminta masyarakat memperketat protokol kesehatan (prokes) guna mengantisipasi penularan wabah COVID-19 terutama subvarian baru Omicron XBB yang sudah ditemukan masuk di negara tetangga, Singapura.

“Dalam upaya mengantipasi puncak gelombang varian baru COVID-19 itu yang diperkirakan terjadi satu hingga dua bulan ke depan, kita minta masyarakat mengetatkan protokol kesehatan atau prokes,” katanya di Medan, Senin (7/11).

Rajudin Sagala menyampaikan hal tersebut menanggapi prediksi puncak gelombang varian baru COVID-19 subvarian baru Omicron XBB.

Masyarakat, sambung dia, perlu tetap waspada dengan berbagai kemungkinan varian atau subvarian baru COVID-19 dan karakteristiknya di waktu-waktu mendatang.

Menurutnya, warga harus disiplin menerapkan prokes, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas maupun interaksi, khususnya di Kota Medan.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

“Terutama menjaga prokes, sehingga imunitas tubuh semakin terjaga,” ujarnya.

Meski peringatan tentang perlunya mewaspadai penularan COVID-19 terutama subvarian baru Omicron XBB saat ini baru mencakup
wilayah Jawa-Bali, tetapi bukan berarti ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini aman penyebaran gelombang varian baru COVID-19 itu.

“Menjaga pola hidup sehat, olahraga teratur, menjaga menu makanan dan istirahat yang cukup. Semua ini menegaskan lagi bahwa kita masih dalam pandemi COVID-19,” paparnya.

Berdasarkan laporan Satgas COVID-19 Kota Medan, hingga Minggu (6/11), total konfirmasi COVID-19 total 76.216 kasus terdiri atas sembuh 74.903 kasus, dirawat 271 kasus, dan meninggal 1.042 kasus.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi puncak gelombang COVID-19 Subvarian Omicron XBB akan terjadi Desember 2022 hingga Januari 2023.

BACA JUGA:  48 Pengunjung Live Music Langgar Prokes

“Sebab lonjakan kasus di negara tetangga, seperti Singapura yang dekat secara geografis dengan Kota Medan membuktikan COVID-19 subvarian Omicron XBB menjadi ancaman,” ucap Luhut.

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyebut, XBB ditengarai sebagai varian virus COVID-19 yang paling mampu menyelinap dari kekebalan tubuh hingga saat ini.

WHO pun menyampaikan, subvarian Omicron itu telah teridentifikasi di 26 negara. D|rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.